Cincin Kawin

05Jan11

Waktu untuk memesan cincin kawin umumnya bervariatif. Bisa satu tahun atau enam bulan sebelum tanggal pernikahan. Waktu maksimal untuk melakukan pengukuran ulang atau “resize” adalah lima hari sebelum hari H. Kriteria cincin kawin yang baik -berkualitas- adalah yang memenuhi standar 75% kadar emas serta 25% alloy -campuran besi-besi di luar emas biasa disebut juga based metal-.

Cincin Kawin

Cincin Kawin

Peringkat mutu barang, dari kualifikasi tertinggi hingga terendah adalah; cincin platinum, emas putih -mengandung 75% emans kuning sehingga merupakan emas kuning yang diputihkan- dan emas kuning. Kadar berlian paling kecil dimulai dari angka 0.005 karat -yang pada cincin hanya akan terlihat sebagai “sizetone” pemanis sementara-. Jika ingin terlihat jelas sebagai “mainstone“, kadar berlian dipatok pada angka mulai 0.03 karat.

Beberapa syarat yang harus diperhatikan dalam membeli cincin kawin; hendaknya beli di tempat yang dikenal -direkomendasikan-, yang berani menjamin -membeli kembali-, atau berani menjamin di surat barang -perhiasan- dengan mencantumkan presentase kadar emas yang ada. Emas putih banyak mengandung nikel, sehingga mengakibatkan gatal-gatal pada orang yang peka -walaupun kemungkinannya sangat kecil hanya sekitar 0.1%-. Jika ingin benar-benar aman dan bebas alergi, emas kuning dapat dijadikan pilihan. Bentuk berlian pun dibagi dalam enam model; bundar, oval, hati, markis -daun runcing-, emerald -empat sisi-, dan model buah pear.

Berikut tips untuk mengukur cincin kawin agar benar-benar sesuai dengan jari Anda:

  • Lakukan pengukuran saat siang hari karena jari berada pada ukuran terbesarnya -sama halnya saat membeli sepatu-.jangan mengukur lingkar jari saat tangan terasa dingin. Biarkan suhu tangan mendekati suhu ruangan sebelum mengukur lingkar jari.
  • Lebar dan ketebalan dari model cincin disesuaikan dengan besar jari Anda. Oleh karena itu, bila memilih cincin dengan model yang lebar, pertimbangkanlah perbandingan model cincin dengan besar jari, karena cincin tersebut akan lebih menutupi jadi Anda.
  • Untuk mengukur lingkar cincin, lingkarkan seutas benang atau potongan pita kertas pada lingkar jari, beri tanda pada bagian ujung pertemuan keduanya. Kemudian, ukurlah dengan penggaris kedua ujung yang telah diberi tanda tersebut, setelah itu bagi dengan angka 3.14 untuk mendapatkan ukuran diameter cincin.

Tips agar cincin kawin Anda tetap awet terawat:

  • Jauhkan cincin kawin dari cairan keras -kimia- seperti klorin dan cairan pembersih yang dapat mengurangi kilauannya.
  • Untuk membersihkan cincin kawin, gunakan air panas dan cairan pembersih yang tidak mengandung sabun, lalu sikatlah cincin tersebut dengan sikat gigi yang lembut.
  • Simpanlah cincin kawin di kantong kain yang lembut –cloth bag– secara terpisah, atau masukkan cincin ke dalam kotaknya agar tetap terlihat indah.
Advertisements