Pernikahan Rock ‘N Roll

02Aug10

Sama-sama punya inisial nama DM, sama-sama pendatang di pulau dewata, dan sama-sama senang jalan-jalan. Namun selain persamaan, tentu ada pula perbedaan. Dan perbedaan itu pula yang menyatukan Diana Monica dan Donald Manoch dalam ikatan perkawinan, 9 Oktober 2009.

Pernikahan Rock 'N Roll

Pernikahan Rock 'N Roll

“Kami itu beda banget, tapi jadinya saling melengkapi. Donald itu sangat serius, dan sangat adventurous. Dia selalu ingin mencoba sesuatu yang baru. Perkara gagal dipikirin nanti aja. Kalau aku orangnya kan go with the flow aja. Aku menemukan banyak hal baru dari Donald,” ujar Monica, yang sempat bekerja di bidang properti.

Itu sebabnya, mereka tak menunggu lama untuk memutuskan menikah. Hanya sekitar setahun setelah jalan bersama, mereka mulai menyiapkan pernikahan. Pasangan ini kompak memilih konsep pernikahan yang tidak terlalu formal. Mereka ingin merayakan kebahagiaan bersama keluarga dan teman-teman dalam suasana yang meriah tetapi akrab sehingga diambillah konsep celebration untuk resepsi pernikahannya.

Untuk memberitakan rencana pernikahan mereka, Donald dan Monica membuat situs web berisi informasi mengenai acara perkawinan tersebut. Segala sesuatu yang sifatnya praktis terlihat sejak di situ. Kasual adalah dress code untuk tamu undangan, bahkan nomor rekening dan PayPal juga mereka cantumkan untuk undangan yang tak bisa hadir.

“Kami hanya ingin realistis. Kami kan menikahnya di Bali, pasti banyak keluarga dan teman-teman yang tak bisa hadir. Mereka tinggal transfer saja ‘hadiah’-nya, dan it works!” ujar Monica.

Pasangan ini juga tak mau ribet dengan gaun pengantin dan mobil pengantin yang mewah. Monica memilih gaun panjang warna off-white yang simpel dan ringan. Donald bahkan menyetir sendiri mobil pengantinnya, Holden putih (pinjaman dari temannya), dari rumah, ke lokasi pemberkatan pernikahan, hingga ke tempat resepsi.

Prosesi saat memasuki area resepsi perkawinan di restoran Casa Bunga di kawasan Renon, Denpasar, juga cukup mengejutkan. Saat orangtua kedua pengantin berjalan memasuki wedding entrance, suasana memang masih terkesan syahdu. Saat kedua pengantin melalui area tersebut, lampu mendadak dimatikan, terdengar suara sirene meraung-raung, lalu DJ memasang lagu-lagu menghentak seperti “Everybody Dance Now”.

“Itu bagian favorit aku karena jarang banget kan yang pakai konsep seperti itu?” celetuk Monica.

Jaringan pertemanan benar-benar mereka manfaatkan untuk menyiapkan segala atribut perkawinan. Selain mobil pengantin, dokumentasi perkawinan (termasuk foto pre-wedding) dan desain undangan (cetak dan situs web) merupakan “hadiah” dari teman-teman mereka. Dengan segala konsep yang sederhana dan praktis ini, tak heran pasangan ini bisa menekan biaya pernikahan mereka hanya di kisaran Rp 30 juta. Simpel, tetapi berkesan.

Monica & Donald
Menikah: 9 Oktober 2009

Venue: Casa Bunga, Renon, Denpasar
Katering: Casa Bunga
Dekorasi: Didon Kajeng
Fotografi: Oky Hartanto
Undangan: Aswin (Rp 5.000/lbr)
Suvenir: Mangga Dua
Gaun pengantin: Beli dari teman ortu
Make-up: Momiji
Entertainment: DJ James Hendrix (Red Square)
MC: Arief Senoaji
Kue pengantin: Fay Kamara
Honeymoon: Waka Namya, Ubud



%d bloggers like this: