Wedding Photography

05Jan11

Secara garis besar, ada dua gaya pemotretan untuk wedding; foto liputan –documentary– dan foto candid. Acara-acara yang memang telah terjadwal seperti acara keagamaan, foto keluarga yang diambil sebelum dan sesudah acara, sedang foto yang membidik segala pernak-pernik pernikahan merupakan katergori foto liputan.

Wedding Photography

Wedding Photography

Berbeda dengan foto liputan yang semuanya memang diarahkan oleh sang fotografer, foto candid lebih “menangkap” momen-momen yang spontan namun unik, dan merekam subyek foto dari sisi emosi serta ekspresi. Tak ada yang baku dalam foto candid. Semua momen yang dibidik oleh lensa kamera foto didasari oleh “taste” sang fotografer itu sendiri.

Bekaitan dengan wedding photography, ada satu istilah lagi yang patut dketahui, yaitu “prewedding photography“. Foto-foto ini dicetak di kartu undangan, bisa juga dipajang sebagai pelengkap dekorasi pengantin. Di Indonesia, foto dengan gaya ini merupakan trend yang nampaknya telah membudaya. Padahal, di luar negeri, pre-wedding photo seperti yang umum kita lakukan di sini justru tak pernah ada.

Anda bisa memilih foto pre-wedding dengan nuansa indoor -studio- yang sifatnya lebih praktis dan ekonomis. Jika ingin lebih bereksplorasi dalam berbagai setting dan lokasi, pemilihan foto pre-wedding dengan nuansa outdoor adalah pilihan yang tepat. Gaya yang simplenatural atau glamour semuanya terserah Anda. Ide atau konsep tidaklah mutlak dalam foto pre-wedding. Yang lebih ingin ditonjolkan di sini adalah interaksi yang harmonis dan “penyatuan” antara Anda dan pasangan.

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk foto pre-wedding:

  • Pakailah riasan soft, bukan riasan yang seperti memakai topeng. Jika pose diambil adalam banyak shot, sesekali perlu touch up make up agar wajah tidak berminyak dan bibir tidak terlihat kering.
  • Agar tampak fotogenic, berposelah tulus serta “lepas” hingga Anda merasa nyaman. Kerjasama yang baik antara calon pengantin dan fotografer mutlak diperlukan dalam hal ini. Ada terlihat alami dalam proses pengambilan gambar, Anda berdua bahkan bisa saling bercerita, melempar jokes dan berkomunikasi yang menunjukkan aura rasa sayang. Intinya, jangan terlihat stres, kaku dan tegang. Niscaya semua foto Anda akan terlihat indah. Bersikaplah bahwa Anda sedang memainkan suatu peran. Anda berdua adalah aktor dan aktris utama dalam kisah cinta yang Anda buat sendiri.
  • Pastikan hasil semua shot yang diambil dalam proses pengambilan gambar akan diserahkan kepada Anda.
Advertisements