<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>MudahMenikah</title>
	<atom:link href="http://mudahmenikah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mudahmenikah.wordpress.com</link>
	<description>nikah, menikah dan pernikahan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2012 12:27:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mudahmenikah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/eba669982ccdbf6112ff99cdcfcf501e?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>MudahMenikah</title>
		<link>http://mudahmenikah.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mudahmenikah.wordpress.com/osd.xml" title="MudahMenikah" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mudahmenikah.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Sesaji Dalam Pernikahan Jawa</title>
		<link>http://mudahmenikah.wordpress.com/2012/01/09/sesaji-dalam-pernikahan-jawa-2/</link>
		<comments>http://mudahmenikah.wordpress.com/2012/01/09/sesaji-dalam-pernikahan-jawa-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 14:36:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudahmenikah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Stories]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[gula kelapa]]></category>
		<category><![CDATA[jawa]]></category>
		<category><![CDATA[kemiri]]></category>
		<category><![CDATA[kenanga]]></category>
		<category><![CDATA[manifestasi]]></category>
		<category><![CDATA[mantu]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan jawa]]></category>
		<category><![CDATA[sajen]]></category>
		<category><![CDATA[sesaji]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudahmenikah.wordpress.com/?p=2864</guid>
		<description><![CDATA[Masyarakat Jawa masih mengenal “sesaji”. Bahkan sampai sekarang, masih ada banyak masyarakat Jawa yang meneruskan tradisi sesaji. Namun, yang telah menjadi tradisi bagi masyarakat Jawa ini, oleh masyarakat modern dianggap sebagai klenik, mistik, irasional, dan segala jenis sebutan lain yang terkesan negatif terhadap tradisi sesaji. Hanya sedikit yang melihatnya sebagai manifestasi bentuk lain dari doa. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2864&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Masyarakat Jawa masih mengenal “sesaji”. Bahkan sampai sekarang, masih ada banyak masyarakat Jawa yang meneruskan tradisi sesaji. Namun, yang telah menjadi tradisi bagi masyarakat Jawa ini, oleh masyarakat modern dianggap sebagai klenik, mistik, irasional, dan segala jenis sebutan lain yang terkesan negatif terhadap tradisi sesaji. Hanya sedikit yang melihatnya sebagai manifestasi bentuk lain dari doa. Dalam kata lain, sesaji adalah wujud dari sistem religi masyarakat Jawa.</p>
<div id="attachment_2868" class="wp-caption aligncenter" style="width: 471px"><a href="http://mudahmenikah.wordpress.com/2012/01/09/hajatan-pernikahan-dalam-penanggalan-jawa/"><img class="size-full wp-image-2868" title="Sesaji Dalam Pernikahan Jawa" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2012/01/mm_extra_post_re_2.jpg?w=500" alt="Sesaji Dalam Pernikahan Jawa"   /></a><p class="wp-caption-text">Sesaji Dalam Pernikahan Jawa</p></div>
<p>Ada bermacam-macam sesaji dalam kehidupan masyarakat Jawa, salah satunya adalah sesaji dalam hajatan pernikahan. Selain itu, ada pula sesaji untuk kematian dan kelahiran, yang dikenal dalam istilah siklus kehidupan manusia Jawa, yaitu: <em>Metu</em>-<em>Manten</em>-<em>Mati</em> (lahir-pernikahan-kematian). Dalam mengadakan acara <em>mantu</em> -hajatan pernikahan- masyarakat Jawa mengenal adanya syarat dan sesaji tertentu.</p>
<p>Tradisi kuno masyarakat Jawa memiliki tata cara lengkap dalam pernikahan; sebelum pernikahan, hari pelaksanaan, dan sesudah pernikahan. Meskipun zaman semakin berkembang, namun kebiasaan untuk tetap mempertahankan tradisi tetap dipegang kuat. Setiap sesaji memiliki maknanya sendiri-sendiri. Bahkan cara pembuatan dan penyajiannya pun berbeda-beda. Kekayaan makna dalam sesaji ini menggambarkan roda kehidupan, lika-liku dan naik turun kehidupan manusia, dari lahir hingga kematian.</p>
<p>Ada 4 jenis sesaji sebelum melaksanakan hajatan mantu. Adapaun sesaji tersebut antara lain :</p>
<ol>
<li>Sesaji Patenan<br />
Sesaji Patenan atau biasa disebut <em>sajen</em> <em>kobongan</em> diletakkan didalam kamar tengah. Adapun isi Sajen Patenan antara lain daun keluwih, apa-apa ilalang, dadap srep, kluwak, kara, biji kemiri yang gepak jendul, benda, kisi, cermin, sisir, suri, munyak telon -yang terbuat dari bungan melati, kenanga dan kantil-, tikar yang baru, kendi, damar, cuplak, jajan, minyak sunthi langit, gula kelapa satu tangkep, beras satu kati, pisang ayu, sirih ayu, gambir, jambe dengan tangkalnya, kembang boreh, kemenyan, tebu, bubur merah, bubur putih, bubur baro-baro, kepala kerbau -dapat diganti dengan bagian-bagian kerbau seperlunya saja-, jadah bakar, ayam yang masih hidup, pindang antep, kalak -ikan bakar yang ditusuk tanpa bumbu-, serta uang rong wang seperempat 19,5 sen -untuk zaman sekarang uang jumlahnya bisa disesuaikan menurut kemauan kita-.</li>
<li>Sesaji Pedaringan<br />
Sesaji Pedaringan ini jenisnya hampir sama dengan Sesaji Patenan, hanya saja ada perbedaan sedikit.Perbedaannya dalam Sesaji Pedaringan tidak terdapat kalak dan pindang antep.</li>
<li>Sesaji Pendheman<br />
Yang dimaksud dengan Sesaji Pendheman adalah sesaji yang ditimbun. Sesaji Pendheman dimaksudkan untuk menolak hal-hal jahat seperti guna-guna atau tenung. Empluk atau tempat sesaji untuk Sesaji Pendheman itu berisi ikan asin -gereh petek-, kacang hijau, kedelai, telur ayam kampung mentah, biji kemiri, gantal -gulungan daun sirih-, minyak dan air yang dicampur dengan persentase pencampurannya masing-masing setengah botol. Setelah semuanya sudah komplit maka sesaji tersebut ditanam di muka pintu utama, di muka dapur dan perempatan jalan.</li>
<li>Sesaji Buwangan<br />
Yang dimaksud dengan Sesaji Buwangan adalah sesaji yang dibuang. Adapun isi Sesaji Buwangan adalah ikan asin -gereh petek-, kedelai, kacang hijau, kemiri, telur ayam, gantal -gulungan daun sirih-, minyak dan air yang dicampur dengan persentase pencampurannya masing-masing setengah botol, kembang boreh, bubur merah, bubur putih, baro-baro -bubur putih dengan bubur merah ditengahnya, gecok mentah, semuanya diletakkan di patanen -tempat tidur-, gandok, sebelah timur atau barat gedung -rumah-, semua pintu, pojok rumah, sumur, kamar mandi, toilet, bak sampah, tempat gamelan, perempatan jalan, sungai dan pintu halaman.</li>
</ol>
<p>Masyarakat Jawa sampai sekarang masih meneruskan legalitas pernikahan. Masalahnya setelah legalitas formal dipenuhi, yang kemudian diutamakan adalah resepsi di gedung. Seolah pesta di gedung merupakan puncak dari yang disebut pernikahan. Religiusitas pernikahan seakan bergeser pada harta kekayaan. Jika dilihat pada pijakan hidup masyarakat Jawa yang terdiri dari: <em>dharma</em> (kewajiban), harta (kekayaan), <em>kama</em> (asmara), dan <em>moksa</em> (hilang), upacara pernikahan zaman sekarang, seakan lebih kuat berorientasi pada harta dan melupakan <em>dharma</em>. Mungkin saja, pernikahan zaman sekarang merupakan representasi dari kehidupan modern yang serba <em>wadag</em> (raga), materialistis, instan dan tidak menganggap penting religi lokal.</p>
<p>Memang sulit dihindari, karena saat ini pada setiap upacara pernikahan hampir selalu ditemukan resepsi. Masyarakat Jawa dalam resepsi pernikahan seperti kembali menghidupkan kebiasaan basa-basi, yang diwadahi dalam <em>gebyar</em>. Namun, itu sesungguhnya menyimpan beragam persoalan dari segi ekonomi, budaya, dan religi. Dari segi ekonomi bisa dilihat pada jumlah biaya dan sumber biaya. Lalu, apakah jumlah biaya yang dikeluarkan minimal bisa impas dari sumbangan atau kado yang diterima. Dilihat dari segi budaya, resepsi pernikahan lebih pada representasi gaya hidup masa kini. Sedangkan dari segi religi, pernikahan yang dilakukan telah menghilangkan atau mengabaikan tradisi sesaji masyarakat Jawa.</p>
<p>Mungkin saja yang menyebabkan religi lokal jawa ini dikesampingkan adalah karena masyarakat Jawa sekarang ini tidak mengenal sesaji, atau kalaupun mengenal hanya sepotong-potong. Tradisi sesaji sepertinya terlihat dan terkesan ribet dan tidak praktis, serta bertentangan dengan budaya instan masyarakat saat ini. Padahal tidak demikian, karena bahan-bahan dalam sesaji dapat dengan mudah ditemukan di sekitar kita, serta dengan praktis dapat pula disiapkan. Jadi, marilah kita melihat kembali representasi sesaji dalam pernikahan adat Jawa, karena selain merupakan wujud lain dari doa syukur dan permohonan, kita  juga dapat ikut serta melestarikan kebudayaan Jawa.   <em><strong>Sesaji Dalam Pernikahan Jawa</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mudahmenikah.wordpress.com/2864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mudahmenikah.wordpress.com/2864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mudahmenikah.wordpress.com/2864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mudahmenikah.wordpress.com/2864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mudahmenikah.wordpress.com/2864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mudahmenikah.wordpress.com/2864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mudahmenikah.wordpress.com/2864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mudahmenikah.wordpress.com/2864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mudahmenikah.wordpress.com/2864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mudahmenikah.wordpress.com/2864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mudahmenikah.wordpress.com/2864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mudahmenikah.wordpress.com/2864/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mudahmenikah.wordpress.com/2864/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mudahmenikah.wordpress.com/2864/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2864&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudahmenikah.wordpress.com/2012/01/09/sesaji-dalam-pernikahan-jawa-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e9bf09fdc5f2ee919125e8fdd834bf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mudahmenikah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2012/01/mm_extra_post_re_2.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Sesaji Dalam Pernikahan Jawa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hajatan Pernikahan Dalam Penanggalan Jawa</title>
		<link>http://mudahmenikah.wordpress.com/2012/01/09/hajatan-pernikahan-dalam-penanggalan-jawa/</link>
		<comments>http://mudahmenikah.wordpress.com/2012/01/09/hajatan-pernikahan-dalam-penanggalan-jawa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 23:07:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudahmenikah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Stories]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[agama dan budaya]]></category>
		<category><![CDATA[budaya jawa]]></category>
		<category><![CDATA[bulan syawal]]></category>
		<category><![CDATA[hajatan]]></category>
		<category><![CDATA[jawa]]></category>
		<category><![CDATA[nikah]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[rabiul awal]]></category>
		<category><![CDATA[sapar]]></category>
		<category><![CDATA[tanggalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudahmenikah.wordpress.com/?p=2852</guid>
		<description><![CDATA[Agama dan budaya memaknai pernikahan sebagai suatu bagian penting dari perjalan hidup seseorang, pernikahan yang telah di-ulas sebelumnya sebagai sebuah ritual yang penuh dengan kesakralan. Sebagaimana umumnya harapan tiap manusia, tiap pasangan manusia, tiap keluarga dari pasangan manusia tersebut bahwa pernikahan akan membawa kebahagiaan dan ketenteraman bagi pasangan yang melangsungkan pernikahan, keluarga, masyarakat dan lingkungan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2852&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Agama dan budaya memaknai pernikahan sebagai suatu bagian penting dari perjalan hidup seseorang, pernikahan yang telah di-ulas sebelumnya sebagai sebuah ritual yang penuh dengan kesakralan. Sebagaimana umumnya harapan tiap manusia, tiap pasangan manusia, tiap keluarga dari pasangan manusia tersebut bahwa pernikahan akan membawa kebahagiaan dan ketenteraman bagi pasangan yang melangsungkan pernikahan, keluarga, masyarakat dan lingkungan pada umum-nya. Harapan-harapan inilah yang kemudian melahirkan rutinitas ritual budaya yang dimaksudkan untuk mendukung niat kebaikan dan kebahagiaan yang ingin diraih dari pernikahan, termasuk dalam menentukan saat-saat yang dipercaya baik untuk melangsungkan hajatan pernikahan berdasar budaya Jawa.</p>
<div id="attachment_2859" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://mudahmenikah.wordpress.com/2012/01/09/sesaji-dalam-pernikahan-jawa-2/"><img class=" wp-image-2859  " title="Hajatan Pernikahan Dalam Penanggalan Jawa" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2012/01/mm_extra_post_291a.jpg?w=400&#038;h=244" alt="Hajatan Pernikahan Dalam Penanggalan Jawa" width="400" height="244" /></a><p class="wp-caption-text">Hajatan Pernikahan Dalam Penanggalan Jawa</p></div>
<p>Dari bulan yang ada dalam penanggalan Jawa juga dikenal adanya bulan yang dianggap baik dan yang dianggap kurang baik untuk melaksanakan hajatan pernikahan. Di-antara bulan-bulan tersebut perlu di-garis-bawah-i bahwa bulan <em>Jumadil Akhir</em>, <em>Rajab</em>, <em>Ruwah</em> dan <em>Besar</em> jika terdapat hari <em>Selasa Kliwon</em> maka akan sangat baik untuk melaksanakan pernikahan. Jika pada bulan-bulan tersebut ter-dapat hari <em>Jumat</em> <em>Kliwon</em> maka juga sangat baik untuk melakukan hajatan pernikahan. Akan tetapi jika pada bulan-bulan tersebut tidak terdapat hari <em>Selasa</em> <em>Kliwon</em> maka <em>Jumadil</em> <em>Akhir</em>, <em>Rajab</em>, <em>Ruwah</em> dan <em>Besar</em> itu termasuk saat yang kurang baik untuk melaksanakan hajatan pernikahan. Jikalau sangat terpaksa maka hajatan tersebut bisa dilaksanakan pada bulan pengganti, seperti bulan <em>Sapar</em>, <em>Rabiul</em> <em>Awal</em>, <em>Jumadil</em> <em>Awal</em> maupun bulan <em>Syawal</em>. Hal itu boleh di-laksana-kan dengan syarat pada bulan-bulan pengganti tersebut terdapat hari <em>Selasa</em> <em>Kliwon</em> atau hari <em>Jumat</em> <em>Kliwon</em>.</p>
<p>Adapun bulan-bulan yang dianggap baik dan kurang baik untuk melaksanakan hajatan pernikahan bedasar penanggalan Jawa, antara lain :</p>
<ol>
<li>SURA; merunut kepercayaan Jawa pada bulan Sura sebaiknya tidak melakukan hajatan apapun termasuk hajatan pernikahan. Jika tetap melaksanakan hajatan pernikahan di bulan Sura di-khawatirkan akan mengalami kesukaran hidup dan rumah tangga-nya akan banyak terjadi pertengkaran.</li>
<li>SAPAR; melakukan hajatan pernikahan pada bulan Sapar sebenarnya boleh-boleh saja, namun efek yang ditakutkan adalah dalam kehidupan rumah-tangga nya akan memiliki banyak hutang dan serba kekurangan.</li>
<li>RABIUL AWAL; tidak dianjurkan untuk melaksanakan hajatan pernikahan pada bulan Rabiul Awal, karena ditakutkan dalam kehidupan rumah-tangga salah satunya akan meninggal. Jadi, hindari melaksanakan hajatan pernikahan di bulan Rabiul Awal bila ingin menghindari malapetaka.</li>
<li>RABIUL AKHIR; di-per-boleh-kan melaksanakan hajatan pernikahan pada bulan Rabiul Akhir, tetapi harus siap kalau rumah-tangganya mendapat cacimaki dan dipergunjingkan oleh orang lain.</li>
<li>JUMADIL AWAL; pada bulan Jumadil Awal boleh melaksanakan hajatan pernikahan, tetapi dengan resiko dalam kehidupan rumah-tangganya memiliki banyak musuh, mengalami banyak kehilangan dan seringkali tertipu oleh orang lain.</li>
<li>JUMADIL AKHIR; melaksanakan hajatan pernikahan pada bulan Jumadil Akhir dipercaya dapat membawa keberuntungan karena pasangan suami-istri akan memiliki kekayaan yang melimpah-ruah.</li>
<li>RAJAB; bulan Rajab juga sangat baik untuk melangsungkan hajatan pernikahan sebab dipercaya dapat membawa keberkahan, keselamatan dan akan memiliki banyak anak.</li>
<li>RUWAH; bulan Ruwah juga dipercaya sebagai bulan yang baik untuk melaksanakan hajatan pernikahan sebab pasangan suami-istri yang melangsungkan pernikahan pada bulan ini akan mendapatkan keselamatan dan kedamaian dalam rumah-tangganya.</li>
<li>PUASA; bulan Puasa dipercaya sebagai bulan yang kurang baik untuk melangsungkan hajatan pernikahan karena dikhawatirkan pasangan yang menikah pada bulan ini akan mengalami banyak musibah dalam hidupnya.</li>
<li>SYAWAL; bulan Syawal juga dipercaya sebagai bulan yang kurang baik untuk melaksanakan hajatan pernikahan sebab pasangan yang menikah pada bulan ini akan mengalami kekurangan dan banyak hutang.</li>
<li>ZULKAIDAH; bulan Zulkaidah juga termasuk dalam bulan-bulan yang kurang baik untuk melangsungkan hajatan pernikahan karena ditakutkan pasangan yang menikah pada bulan ini akan sering mengalami sakit dan cenderung untuk memiliki banyak musuh karena sering bertengkar dengan orang lain.</li>
<li>BESAR; bulan Besar dipercaya sebagai bulan yang baik untuk melangsungkan hajatan pernikahan sebab pasangan yang menikah pada bulan ini akan mem-peroleh banyak rezeki dan mendapatkan banyak kebahagiaan dalam rumah-tangganya.</li>
</ol>
<p>Demikianlah, percaya tidak percaya kita tetap harus taat pada hukum-hukum alam. Bagaimana alam ini di-cipta-kan dan di-atur seharusnya membuka kesadaran bahwa tidak ada se-suatu yang kebetulan di alam-raya ini. Nilai-nilai yang kemudian ada dan berkembang sebagai aktivitas pola gerak budaya yang di-legal-kan sesuai dengan apa yang disebut sebagai ketentuan syariat langit dan kitab-kitab suci menempatkan pernikahan sebagai sebuah &#8220;fenomena suci&#8221;, di-mana pelaksanaan-nya haruslah di-iringi dengan beberapa ketetapan ritual. Aktivitas ritual ini yang kemudian lebih di-kenal dengan sebutan kearifan lokal. Kearifan lokal ini ada dan berkembang sebagai bentuk harapan-harapan positip yang di-ingin-kan lahir melalui sebuah pernikahan, hajatan pernikahan, dan kemudian pula budaya menetapkan ritual-ritual tertentu untuk hajatan pernikahan dan tentu saja termasuk di-dalam-nya tentang menentukan saat-saat yang dianjurkan untuk melaksanakan hajatan pernikahan ber-dasar-kan penanggalan Jawa.   <em><strong>Hajatan Pernikahan Dalam Penanggalan Jawa</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mudahmenikah.wordpress.com/2852/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mudahmenikah.wordpress.com/2852/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mudahmenikah.wordpress.com/2852/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mudahmenikah.wordpress.com/2852/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mudahmenikah.wordpress.com/2852/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mudahmenikah.wordpress.com/2852/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mudahmenikah.wordpress.com/2852/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mudahmenikah.wordpress.com/2852/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mudahmenikah.wordpress.com/2852/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mudahmenikah.wordpress.com/2852/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mudahmenikah.wordpress.com/2852/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mudahmenikah.wordpress.com/2852/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mudahmenikah.wordpress.com/2852/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mudahmenikah.wordpress.com/2852/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2852&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudahmenikah.wordpress.com/2012/01/09/hajatan-pernikahan-dalam-penanggalan-jawa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e9bf09fdc5f2ee919125e8fdd834bf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mudahmenikah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2012/01/mm_extra_post_291a.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hajatan Pernikahan Dalam Penanggalan Jawa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Haute Couture</title>
		<link>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/</link>
		<comments>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2011 14:17:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudahmenikah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baju dan Gaun Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[adi]]></category>
		<category><![CDATA[alta]]></category>
		<category><![CDATA[Busana]]></category>
		<category><![CDATA[couture]]></category>
		<category><![CDATA[fashion]]></category>
		<category><![CDATA[haute]]></category>
		<category><![CDATA[high]]></category>
		<category><![CDATA[moda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudahmenikah.wordpress.com/?p=2658</guid>
		<description><![CDATA[Dalam bahasa Perancis, couture berarti men-jahit atau sulam-menyulam. Dalam dunia fashion istilah haute couture tidak lain adalah desain dan konstruksi fashion yang bermutu tinggi. Di Indonesia busana yang di buat dengan teknik haute couture -dilafalkan sebagai out kutur- disebut sebagai adi-busana. Demikianlah defenisi dari adi-busana -haute couture; alta moda; high fashion-  merupakan teknik pembuatan pakaian [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2658&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam bahasa Perancis, <em>couture</em> berarti men-jahit atau sulam-menyulam. Dalam dunia<em> fashion</em> istilah<em> haute couture</em> tidak lain adalah desain dan konstruksi <em>fashion</em> yang bermutu tinggi. Di Indonesia busana yang di buat dengan teknik <em>haute</em> <em>couture</em> -dilafalkan sebagai out kutur- disebut sebagai adi-busana. Demikianlah defenisi dari adi-busana -<em>haute</em> <em>couture</em>; <em>alta</em> <em>moda</em>; <em>high</em> <em>fashion</em>-  merupakan teknik pembuatan pakaian tingkat tinggi yang dibuat khusus untuk pemesannya, menggunakan bahan-bahan berkualitas terbaik, biasanya dihiasi detail, dikerjakan dengan tangan dan pembuatannya memakan waktu lama. Para perancang atau dikenal dengan sebutan <em>couturier</em>/<em>couturiere</em> menciptakan model busana dari contoh yang dinamakan <em>toile</em> dari linen atau muslin halus. Kemudian berdasar dari <em>toile</em> inilah busana yang diinginkan dibuat.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img title="haute couture" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/05/mm_gaun_colored_dress_ff_x_75_x.jpg?w=450&#038;h=359" alt="haute couture" width="450" height="359" /><p class="wp-caption-text">haute couture</p></div>
<p>Pada tahun 1858, seorang Inggris bernama Charles Frederick Worth membuka sebuah rumah mode di <em>Rue de la Paix</em>, Paris. Di sinilah ia mem-per-kenal-kan metode baru dalam dunia mode. Worth memproduksi pakaian-pakaian yang kemudian dipamerkan kepada calon-calon pembeli melalui apa yang sekarang dikenal sebagai peragaan busana. Keputusannya untuk menggunakan model hidup dan bukan maneken dianggap sebagai perubahan radikal, sebab hal ini memungkinkan hasil karya seorang perancang busana dilihat oleh banyak orang sekaligus tidak seperti sebelumnya yang hanya dipajang di etalase toko dan hanya dilihat sepintas saja. Pada peragaan busana, para undangan yang berasal dari para pecinta mode dapat bersama-sama melihat kreasi terbaru perancang dengan cukup mendetil. Worth juga mengeluarkan koleksi baru setiap tahunnya, dan ia merupakan perancang busana pertama yang membubuhkan namanya pada pakaian kreasinya dengan menggunakan merek. Inovasi-inovasinya telah membuat ia di-nobat-kan sebagai &#8220;Bapak Adi-Busana&#8221;.</p>
<p>Kreasi Worth berhasil menarik perhatian Ratu Eugénie, istri Louis Napoléon yang merupakan kaisar Perancis saat itu. Pada masa itu, semua yang digemari oleh anggota kerajaan, termasuk mode yang dikenakan, akan diikuti oleh kalangan atas Perancis, dan negara-negara Eropa lainnya. Karena itulah kreasi Worth semakin dikenal luas, dan metode baru ciptaannya yang disebut <em>haute</em> <em>couture</em>, mulai diikuti oleh perancang-perancang mode lainnya, bahkan hingga saat ini.</p>
<p>Tingginya harga sepotong pakaian <em>haute</em> <em>couture</em> mengakibatkan banyak orang tidak mampu membelinya. Agar mereka dapat terus mengikuti perkembangan mode, banyak di antara mereka yang membayar penjahit untuk meniru model pakaian <em>haute</em> <em>couture</em>. Tentunya hal ini amat merugikan rumah-rumah mode adibusana. Untuk itu, pada tahun 1868 kedua putra Worth membuka sebuah asosiasi rumah mode <em>haute</em> <em>couture</em> yang dinamakan <em>la Chambre Syndicale de la confection et de la couture pur dames et fillettes</em>, atau &#8220;Asosiasi Konfeksi dan Adibusana untuk Wanita dan Anak Perempuan&#8221;, yang bertujuan menghentikan peniruan pakaian <em>haute</em> <em>couture</em>.</p>

<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_ruffle_67/' title='mm_gaun_colored_gown_ruffle_67'><img data-attachment-id='2712' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_ruffle_67.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_ruffle_67" title="mm_gaun_colored_gown_ruffle_67" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_gown_mermpire_insp_x_3/' title='mm_gaun_wedding_gown_mermpire_insp_x_3'><img data-attachment-id='2725' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_mermpire_insp_x_3.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_gown_mermpire_insp_x_3" title="mm_gaun_wedding_gown_mermpire_insp_x_3" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_a/' title='mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_a'><img data-attachment-id='2704' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_a.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_a" title="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_a" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_d_2/' title='mm_gaun_colored_gown_d_2'><img data-attachment-id='2682' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_d_2.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_d_2" title="mm_gaun_colored_gown_d_2" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_dress_masquerade_954_c_3_a/' title='mm_gaun_colored_dress_masquerade_954_c_3_a'><img data-attachment-id='2669' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_masquerade_954_c_3_a.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_dress_masquerade_954_c_3_a" title="mm_gaun_colored_dress_masquerade_954_c_3_a" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_h/' title='mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_h'><img data-attachment-id='2710' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_h.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_h" title="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_h" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_a_6/' title='mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_a_6'><img data-attachment-id='2706' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_a_6.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_a_6" title="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_a_6" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_t_c_5/' title='mm_gaun_colored_gown_T_c_5'><img data-attachment-id='2715' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_t_c_5.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_T_c_5" title="mm_gaun_colored_gown_T_c_5" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_x_5/' title='mm_gaun_colored_gown_x_5'><img data-attachment-id='2717' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_x_5.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_x_5" title="mm_gaun_colored_gown_x_5" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_b/' title='mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_b'><img data-attachment-id='2708' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_b.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_b" title="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_b" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_small_54/' title='mm_gaun_colored_gown_small_54'><img data-attachment-id='2713' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_small_54.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_small_54" title="mm_gaun_colored_gown_small_54" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_e_32/' title='mm_gaun_colored_gown_e_32'><img data-attachment-id='2684' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_e_32.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_e_32" title="mm_gaun_colored_gown_e_32" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_gown_dressing_mdl_v_1/' title='mm_gaun_wedding_gown_dressing_mdl_v_1'><img data-attachment-id='2718' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_dressing_mdl_v_1.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_gown_dressing_mdl_v_1" title="mm_gaun_wedding_gown_dressing_mdl_v_1" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_gown_lex_1842/' title='mm_gaun_wedding_gown_lex_1842'><img data-attachment-id='2720' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_lex_1842.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_gown_lex_1842" title="mm_gaun_wedding_gown_lex_1842" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_mdl_j_2314_t/' title='mm_gaun_colored_gown_mdl_j_2314_t'><img data-attachment-id='2693' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mdl_j_2314_t.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_mdl_j_2314_t" title="mm_gaun_colored_gown_mdl_j_2314_t" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_f_78_d/' title='mm_gaun_colored_gown_f_78_d'><img data-attachment-id='2688' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_f_78_d.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_f_78_d" title="mm_gaun_colored_gown_f_78_d" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_masquerade_x_30_a/' title='mm_gaun_colored_gown_masquerade_x_30_a'><img data-attachment-id='2692' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_masquerade_x_30_a.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_masquerade_x_30_a" title="mm_gaun_colored_gown_masquerade_x_30_a" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_mov_29_c/' title='mm_gaun_colored_gown_mov_29_c'><img data-attachment-id='2699' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mov_29_c.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_mov_29_c" title="mm_gaun_colored_gown_mov_29_c" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_a_a_1_a/' title='mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_A_A_1_a'><img data-attachment-id='2707' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_a_a_1_a.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_A_A_1_a" title="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_A_A_1_a" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_gown_mermaid_model_z_3/' title='mm_gaun_wedding_gown_mermaid_model_z_3'><img data-attachment-id='2723' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_mermaid_model_z_3.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_gown_mermaid_model_z_3" title="mm_gaun_wedding_gown_mermaid_model_z_3" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_dress_a_23/' title='mm_gaun_colored_dress_A_23'><img data-attachment-id='2662' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_a_23.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_dress_A_23" title="mm_gaun_colored_dress_A_23" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_mov_86_k/' title='mm_gaun_colored_gown_mov_86_k'><img data-attachment-id='2700' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mov_86_k.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_mov_86_k" title="mm_gaun_colored_gown_mov_86_k" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_12/' title='mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_12'><img data-attachment-id='2697' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_12.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_12" title="mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_12" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_04_a/' title='mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_04_a'><img data-attachment-id='2695' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_04_a.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_04_a" title="mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_04_a" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_gown_med_302_c/' title='mm_gaun_wedding_gown_med_302_c'><img data-attachment-id='2722' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_med_302_c.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_gown_med_302_c" title="mm_gaun_wedding_gown_med_302_c" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gawn_ball_1843/' title='mm_gaun_colored_gawn_ball_1843'><img data-attachment-id='2670' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gawn_ball_1843.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gawn_ball_1843" title="mm_gaun_colored_gawn_ball_1843" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_gown_mermaid_z_8/' title='mm_gaun_wedding_gown_mermaid_z_8'><img data-attachment-id='2724' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_mermaid_z_8.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_gown_mermaid_z_8" title="mm_gaun_wedding_gown_mermaid_z_8" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_robes_01/' title='mm_gaun_colored_gown_robes_01'><img data-attachment-id='2703' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_01.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_robes_01" title="mm_gaun_colored_gown_robes_01" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_mermaid_style_64/' title='mm_gaun_colored_gown_mermaid_style_64'><img data-attachment-id='2694' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mermaid_style_64.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_mermaid_style_64" title="mm_gaun_colored_gown_mermaid_style_64" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_tunic_k_34_ha/' title='mm_gaun_colored_gown_tunic_k_34_Ha'><img data-attachment-id='2716' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_tunic_k_34_ha.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_tunic_k_34_Ha" title="mm_gaun_colored_gown_tunic_k_34_Ha" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_ff_367_4g/' title='mm_gaun_colored_gown_FF_367_4G'><img data-attachment-id='2689' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_ff_367_4g.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_FF_367_4G" title="mm_gaun_colored_gown_FF_367_4G" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_empire_waist_d_449_f/' title='mm_gaun_colored_gown_empire_waist_D_449_F'><img data-attachment-id='2687' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_empire_waist_d_449_f.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_empire_waist_D_449_F" title="mm_gaun_colored_gown_empire_waist_D_449_F" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_gown_lex_67/' title='mm_gaun_wedding_gown_lex_67'><img data-attachment-id='2719' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_lex_67.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_gown_lex_67" title="mm_gaun_wedding_gown_lex_67" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_1/' title='mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_1'><img data-attachment-id='2664' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_1.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_1" title="mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_1" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_gown_strapless_a_line_h_lex_54_g/' title='mm_gaun_wedding_gown_strapless_a_line_h_lex_54_g'><img data-attachment-id='2728' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_strapless_a_line_h_lex_54_g.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_gown_strapless_a_line_h_lex_54_g" title="mm_gaun_wedding_gown_strapless_a_line_h_lex_54_g" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_retro_2786/' title='mm_gaun_colored_gown_retro_2786'><img data-attachment-id='2702' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_retro_2786.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_retro_2786" title="mm_gaun_colored_gown_retro_2786" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_dress_masquerade_73_c_1/' title='mm_gaun_colored_dress_masquerade_73_c_1'><img data-attachment-id='2668' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_masquerade_73_c_1.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_dress_masquerade_73_c_1" title="mm_gaun_colored_dress_masquerade_73_c_1" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_w/' title='mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_W'><img data-attachment-id='2711' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_w.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_W" title="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_W" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_1700_s/' title='mm_gaun_colored_gown_1700_s'><img data-attachment-id='2672' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_1700_s.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_1700_s" title="mm_gaun_colored_gown_1700_s" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_butterfly_w_12_t/' title='mm_gaun_colored_gown_butterfly_w_12_t'><img data-attachment-id='2679' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_butterfly_w_12_t.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_butterfly_w_12_t" title="mm_gaun_colored_gown_butterfly_w_12_t" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_18/' title='mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_18'><img data-attachment-id='2698' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_18.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_18" title="mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_18" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_dress_outfit_654/' title='mm_gaun_colored_gown_dress_outfit_654'><img data-attachment-id='2683' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_dress_outfit_654.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_dress_outfit_654" title="mm_gaun_colored_gown_dress_outfit_654" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_gown_r_38_x/' title='mm_gaun_wedding_gown_R_38_x'><img data-attachment-id='2727' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_r_38_x.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_gown_R_38_x" title="mm_gaun_wedding_gown_R_38_x" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_11/' title='mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_11'><img data-attachment-id='2696' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_11.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_11" title="mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_11" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_dress_casp_v_56/' title='mm_gaun_colored_dress_casp_v_56'><img data-attachment-id='2663' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_casp_v_56.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_dress_casp_v_56" title="mm_gaun_colored_dress_casp_v_56" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_b_lex_23/' title='mm_gaun_colored_gown_b_lex_23'><img data-attachment-id='2675' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_b_lex_23.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_b_lex_23" title="mm_gaun_colored_gown_b_lex_23" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_strapless_731/' title='mm_gaun_colored_gown_strapless_731'><img data-attachment-id='2714' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_strapless_731.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_strapless_731" title="mm_gaun_colored_gown_strapless_731" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_dress_masquerade_45/' title='mm_gaun_colored_dress_masquerade_45'><img data-attachment-id='2667' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_masquerade_45.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_dress_masquerade_45" title="mm_gaun_colored_dress_masquerade_45" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_7/' title='mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_7'><img data-attachment-id='2665' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_7.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_7" title="mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_7" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_02/' title='mm_gaun_colored_gown_02'><img data-attachment-id='2671' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_02.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_02" title="mm_gaun_colored_gown_02" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_c_7/' title='mm_gaun_colored_gown_c_7'><img data-attachment-id='2680' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_c_7.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_c_7" title="mm_gaun_colored_gown_c_7" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_ball_1860_c/' title='mm_gaun_colored_gown_ball_1860_c'><img data-attachment-id='2676' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_ball_1860_c.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_ball_1860_c" title="mm_gaun_colored_gown_ball_1860_c" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_empire_waist_334/' title='mm_gaun_colored_gown_empire_waist_334'><img data-attachment-id='2686' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_empire_waist_334.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_empire_waist_334" title="mm_gaun_colored_gown_empire_waist_334" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_becky_lex_83/' title='mm_gaun_colored_gown_becky_lex_83'><img data-attachment-id='2678' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_becky_lex_83.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_becky_lex_83" title="mm_gaun_colored_gown_becky_lex_83" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_ball_1860_s/' title='mm_gaun_colored_gown_ball_1860_s'><img data-attachment-id='2677' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_ball_1860_s.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_ball_1860_s" title="mm_gaun_colored_gown_ball_1860_s" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_empire_waist_35/' title='mm_gaun_colored_gown_empire_waist_35'><img data-attachment-id='2685' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_empire_waist_35.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_empire_waist_35" title="mm_gaun_colored_gown_empire_waist_35" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_celtic_retro_09/' title='mm_gaun_colored_gown_celtic_retro_09'><img data-attachment-id='2681' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_celtic_retro_09.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_celtic_retro_09" title="mm_gaun_colored_gown_celtic_retro_09" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_d/' title='mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_d'><img data-attachment-id='2709' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_d.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_d" title="mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_d" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_gown__eve_lex_c_2/' title='mm_gaun_colored_gown_gown__eve_lex_c_2'><img data-attachment-id='2690' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_gown__eve_lex_c_2.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_gown__eve_lex_c_2" title="mm_gaun_colored_gown_gown__eve_lex_c_2" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_aca_st_81/' title='mm_gaun_colored_gown_aca_st_81'><img data-attachment-id='2674' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_aca_st_81.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_aca_st_81" title="mm_gaun_colored_gown_aca_st_81" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_nova_98876/' title='mm_gaun_colored_gown_nova_98876'><img data-attachment-id='2701' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_nova_98876.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_nova_98876" title="mm_gaun_colored_gown_nova_98876" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_gown_princess_cut_10/' title='mm_gaun_wedding_gown_princess_cut_10'><img data-attachment-id='2726' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_princess_cut_10.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_gown_princess_cut_10" title="mm_gaun_wedding_gown_princess_cut_10" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_gown_vintage_aca_e_81_st/' title='mm_gaun_wedding_gown_vintage_aca_e_81_st'><img data-attachment-id='2729' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_vintage_aca_e_81_st.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_gown_vintage_aca_e_81_st" title="mm_gaun_wedding_gown_vintage_aca_e_81_st" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_own_mermaid_style_e_46/' title='mm_gaun_wedding_own_mermaid_style_e_46'><img data-attachment-id='2731' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_own_mermaid_style_e_46.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_own_mermaid_style_e_46" title="mm_gaun_wedding_own_mermaid_style_e_46" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_wedding_gown_white_satin_model_31/' title='mm_gaun_wedding_gown_white_satin_model_31'><img data-attachment-id='2730' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_white_satin_model_31.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_wedding_gown_white_satin_model_31" title="mm_gaun_wedding_gown_white_satin_model_31" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_8764/' title='mm_gaun_colored_gown_8764'><img data-attachment-id='2673' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_8764.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_8764" title="mm_gaun_colored_gown_8764" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_dress_ff_x_3_c/' title='mm_gaun_colored_dress_FF_x_3_c'><img data-attachment-id='2666' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_ff_x_3_c.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_dress_FF_x_3_c" title="mm_gaun_colored_dress_FF_x_3_c" /></a>
<a href='http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/mm_gaun_colored_gown_lex_80/' title='mm_gaun_colored_gown_lex_80'><img data-attachment-id='2691' data-orig-size='625,625' data-liked='0'width="150" height="150" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_lex_80.jpg?w=150&#038;h=150" class="attachment-thumbnail" alt="mm_gaun_colored_gown_lex_80" title="mm_gaun_colored_gown_lex_80" /></a>

<p>Pada masa <em>belle époque</em> -masa-masa kehidupan menyenangkan akibat stabilitas ekonomi akhir abad 19- sebuah rumah mode <em>haute</em> <em>couture</em> ternama di Paris bisa mempekerjakan dua ratus sampai enam ratus tenaga kerja. Mereka bekerja dalam ruang-ruang terpisah, dan pada masing-masing ruang hanya dikerjakan satu jenis pekerjaan. Proses pembuatan pakaian diawali dengan seorang penjual yang memperlihatkan mode terbaru pada seorang klien, dengan bantuan seorang model. Setelah klien tersebut menentukan pilihannya, berturut-turut dimulailah pembuatan pola, penjahitan, dan pengepasan pakaian.</p>
<p>Adi-busana pertama kali diperkenalkan ke dunia internasional pada acara <em>Exposition Universelle</em> 1900 di Paris. Sebagai upaya untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya industri mode, <em>La Chambre Syndicale</em> mengadakan pameran yang diikuti oleh dua puluh rumah mode ternama seperti Worth dan Doucet, yang menampilkan kreasi yang spektakuler di-hadapan pengunjung internasional. Pameran ini seakan-akan merupakan pernyataan para perancang busana yang berkedudukan di Paris bahwa merekalah pemimpin perkembangan mode dunia saat itu.   <em><strong>Haute Couture</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mudahmenikah.wordpress.com/2658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mudahmenikah.wordpress.com/2658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mudahmenikah.wordpress.com/2658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mudahmenikah.wordpress.com/2658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mudahmenikah.wordpress.com/2658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mudahmenikah.wordpress.com/2658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mudahmenikah.wordpress.com/2658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mudahmenikah.wordpress.com/2658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mudahmenikah.wordpress.com/2658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mudahmenikah.wordpress.com/2658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mudahmenikah.wordpress.com/2658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mudahmenikah.wordpress.com/2658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mudahmenikah.wordpress.com/2658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mudahmenikah.wordpress.com/2658/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2658&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/haute-couture/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e9bf09fdc5f2ee919125e8fdd834bf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mudahmenikah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/05/mm_gaun_colored_dress_ff_x_75_x.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">haute couture</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mov_29_c.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_mov_29_c</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_x_5.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_x_5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_empire_waist_35.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_empire_waist_35</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_lex_80.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_lex_80</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_f_78_d.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_f_78_d</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_empire_waist_334.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_empire_waist_334</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_small_54.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_small_54</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_d_2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_d_2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_mermaid_z_8.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_gown_mermaid_z_8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_r_38_x.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_gown_R_38_x</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_white_satin_model_31.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_gown_white_satin_model_31</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_dressing_mdl_v_1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_gown_dressing_mdl_v_1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_t_c_5.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_T_c_5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_lex_1842.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_gown_lex_1842</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_own_mermaid_style_e_46.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_own_mermaid_style_e_46</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gawn_ball_1843.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gawn_ball_1843</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_empire_waist_d_449_f.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_empire_waist_D_449_F</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_nova_98876.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_nova_98876</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_04_a.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_04_a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_gown__eve_lex_c_2.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_gown__eve_lex_c_2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_a_6.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_a_6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_masquerade_x_30_a.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_masquerade_x_30_a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_d.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_d</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_tunic_k_34_ha.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_tunic_k_34_Ha</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mermaid_style_64.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_mermaid_style_64</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_a.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_e_32.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_e_32</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_masquerade_954_c_3_a.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_dress_masquerade_954_c_3_a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_12.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mdl_j_2314_t.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_mdl_j_2314_t</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mov_86_k.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_mov_86_k</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_11.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_ball_1860_c.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_ball_1860_c</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_ff_367_4g.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_FF_367_4G</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_vintage_aca_e_81_st.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_gown_vintage_aca_e_81_st</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_a_a_1_a.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_A_A_1_a</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_c_7.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_c_7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_mermaid_model_z_3.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_gown_mermaid_model_z_3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_celtic_retro_09.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_celtic_retro_09</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_b.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_b</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_princess_cut_10.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_gown_princess_cut_10</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_becky_lex_83.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_becky_lex_83</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_casp_v_56.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_dress_casp_v_56</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_butterfly_w_12_t.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_butterfly_w_12_t</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_7.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_dress_empire_insp_x_7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_w.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_W</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_lex_67.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_gown_lex_67</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_strapless_a_line_h_lex_54_g.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_gown_strapless_a_line_h_lex_54_g</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_masquerade_45.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_dress_masquerade_45</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_ball_1860_s.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_ball_1860_s</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_01.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_robes_01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_med_302_c.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_gown_med_302_c</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_ruffle_67.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_ruffle_67</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_b_lex_23.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_b_lex_23</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_18.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_mov_12_dance_p_18</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_strapless_731.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_strapless_731</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_a_23.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_dress_A_23</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_retro_2786.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_retro_2786</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_02.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_02</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_dress_outfit_654.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_dress_outfit_654</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_robes_l_967_h.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_robes_L_967_h</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_aca_st_81.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_aca_st_81</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_1700_s.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_1700_s</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_masquerade_73_c_1.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_dress_masquerade_73_c_1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_gown_8764.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_gown_8764</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_colored_dress_ff_x_3_c.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_colored_dress_FF_x_3_c</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_gaun_wedding_gown_mermpire_insp_x_3.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">mm_gaun_wedding_gown_mermpire_insp_x_3</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pengkhianat Tetaplah Pengkhianat</title>
		<link>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/pengkhianat-tetaplah-pengkhianat/</link>
		<comments>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/pengkhianat-tetaplah-pengkhianat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 30 Nov 2011 23:40:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudahmenikah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Stories]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[selingkuh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudahmenikah.wordpress.com/?p=2648</guid>
		<description><![CDATA[Tidak seorang pun yang dapat mengetahui hubungan apa yang mungkin terjadi di antara dua orang manusia; hal apa yang akan menyatukan mereka dan apa yang membuat mereka bertahan bersama mengatasi segala rintangan. Namun satu hal yang sudah jelas; pernikahan adalah satu-satunya bentuk hubungan antar-manusia yang seharusnya didalamnya kita dapat berhenti bersikap curiga dan menemukan cinta, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2648&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak seorang pun yang dapat mengetahui hubungan apa yang mungkin terjadi di antara dua orang manusia; hal apa yang akan menyatukan mereka dan apa yang membuat mereka bertahan bersama mengatasi segala rintangan. Namun satu hal yang sudah jelas; pernikahan adalah satu-satunya bentuk hubungan antar-manusia yang seharusnya didalamnya kita dapat berhenti bersikap curiga dan menemukan cinta, penerimaan, ketenangan serta rasa aman. Tidak mengherankan karenanya, jika perselingkuhan -dan kebohongan yang menyertainya- merupakan musuh utama pernikahan yang bahagia.</p>
<div id="attachment_2650" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/11/24/apakah-anda-mampu-menikah/"><img class=" wp-image-2650  " title="Pengkhianat Tetaplah Pengkhianat" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_xx_mdn_post_354.jpg?w=400&#038;h=294" alt="Pengkhianat Tetaplah Pengkhianat" width="400" height="294" /></a><p class="wp-caption-text">Pengkhianat Tetaplah Pengkhianat</p></div>
<p>Perselingkuhan alias penghianatan a.k.a peng-hianat-an merupakan topik yang menarik perhatian banyak orang, namun tidak banyak yang ingin secara terbuka membicarakannya. Bahkan pada banyak pasangan yang menikah hanya didapati sedikit suami dan istri yang dapat berbicara satu sama lain mengenai topik perselingkuhan, seakan-akan hanya dengan membicarakannya saja dapat menyebabkan saling tuduh dan curiga di antara mereka. Pada pihak lain perselingkuhan merupakan topik percakapan yang menakutkan khususnya bagi para perempuan -istri-, karena mereka cemas bahwa setiap bentuk percakapan mengenai perselingkuhan akan mengarah pada perceraian.</p>
<p>Perselingkuhan merupakan suatu pelanggaran terhadap eksklusivitas ritual pernikahan. Perselingkuhan terjadi ketika seorang yang telah menikah melakukan hubungan fisik -seksual- dan atau emosional -psikis- dengan seseorang yang bukan pasangannya. Di-Kepercayaan apapun yang mereka anut meng-amin-i bahwa janji pernikahan menuntut untuk &#8220;<em>meninggalkan semua yang lain</em>&#8221; dan &#8220;<em>setia hanya pada pasangan</em>&#8220;. Jelas sekali bahwa selain hubungan fisik, kedekatan emosional dengan selain pasangan dapat di-klasifikasi-kan sebagai wujud lain  perselingkuhan, karena kedekatan emosional -psikis- di antara laki-laki dan perempuan yang tidak terikat pernikahan dapat menimbulkan masalah dalam pernikahan masing-masing. Sederhananya mungkin dapat disebutkan berselingkuh ketika seorang yang telah menikah memberikan perhatian dan perlakuan yang jauh melebihi kepada seseorang yang bukan pasangan, dibandingkan dengan apa yang dia berikan kepada pasangannya. Konyol memang bila kemudian tidak sengaja kita mendapati bahwa ketertarikan fisik -seksual- sebagai penyebab utama laki-laki berselingkuh, dan emosional -psikis- sebagai penyebab utama perempuan berselingkuh.</p>
<p>Para pasangan menikah menunjukkan beragam reaksi terhadap topik perselingkuhan yang dilakukan oleh pasangan  mereka. Beberapa diantaranya tampak menyerah dengan keadaan sementara yang lain menolak dan berusaha menentangnya setiap saat. Kenyataan bahwa masyarakat pada umumnya tidak dapat menerima konsep pernikahan yang terbuka terhadap hubungan seksual di luar ikatan pernikahan, realiatas ini menyebabkan pasangan -yang berselingkuh- harus berdusta kepada pasangannya dan melanjutkan hubungan perselingkuhan tersebut secara diam-diam dan hati-hati dan tentu saja ketika mendapati realitas ini membuat pasangan legal-nya merasa sedih dan terhina. Tiada hal yang lebih menyakitkan bagi pasangan yang legal terikat dalam kesakralan sebuah pernikahan ketika menyadari realitas bahwa pasangan yang dia percayai selama ini ternyata, ternyata berselingkuh.</p>
<div id="attachment_2883" class="wp-caption aligncenter" style="width: 304px"><a href="http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/01/06/mempertahankan-pernikahan/"><img class="size-full wp-image-2883" title="ternyata berselingkuh" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_replace_post_xx275.jpg?w=500" alt="ternyata berselingkuh"   /></a><p class="wp-caption-text">ternyata berselingkuh</p></div>
<p>Deformasi budaya membawa perselingkuhan yang intinya merupakan tindakan penghianatan menjadi bagian dari sebuah gaya hidup modern. Realitas ini meletakkan beban yang sangat berat terutama pada kaum perempuan, kenyataan bahwa kaum perempuan yang pada umumnya tidak mengerti harus meminta bantuan kepada siapa ketika menghadapi masalah perselingkuhan dalam pernikahannya. Minimnya dukungan dari pihak keluarga, teman dan masyarakat memaksa tiap istri yang menghadapi kenyataan perselingkuhan dalam pernikahannya untuk terus -dipaksa- bertahan dengan suami -penghianat- mereka, menerima nasib mereka demi keutuhan rumah-tangga, demi citra diri dan keluarga dalam masyarakat hingga kepentingan ekonomi dan keterlanjutan pendidikan anak-anak mereka tanpa pernah mem-peduli-kan pengorbanan yang harus mereka tanggung akibat kondisi tersebut. Pemikiran tradisional yang hidup dalam masyarakat mengatakan bahwa kalau seorang suami bukanlah pemabuk, bukan pula pen-judi, memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap, dan tentu saja tidak melakukan kekerasan terhadap istrinya, maka para-istri sebaiknya me-maaf-kan dan me-lupa-kan penghianatan -perselingkuhan- yang dilakukannya. Kita tidak seharusnya meng-andai-kan seorang perempuan -istri- yang mengetahui bahwa suami mereka ber-selingkuh adalah pribadi-pribadi tolol karena tetap -terpaksa- bertahan dengan suami yang berselingkuh tersebut. Sesungguhnya para perempuan -istri- tersebut berhak memperoleh perlakuan yang lebih dari itu dari seorang suami dan dari sebuah pernikahan.</p>
<p>Demikianlah seorang istri yang bertahan dengan suami yang berselingkuh belum tentu berarti menyetujui perilaku sang suami. Sebagai istri, ia bisa jadi tidak menyetujui perselingkuhan suaminya tersebut, tetapi bila sang istri ternyata memiliki pemahaman bahwa pernikahan -seperti banyak hal dalam hidup ini- tidak lebih dari sebuah proses <em>&#8216;jual-beli</em>&#8216;, sehingga selama ada <em>&#8216;keuntungan</em>&#8216;  lain yang dapat ia peroleh dari kebersamaan mereka maka sang istri bersedia meng-abai-kan perselingkuhan tersebut. Setiap perempuan -istri- dipastikan memiliki prioritas utama dalam pernikahan dan tentang konsep hidupnya. Sebagai contoh beberapa diantara perempuan tersebut menetapkan rasa kebersamaan dan identitas sebagai perempuan yang telah menikah diatas segala-galanya, sementara beberapa perempuan lainnya menempatkan kesetiaan sebagai unsur terpenting dalam pernikahannya dan merupakan prioritas yang tidak dapat ditawar lagi, dan banyak prioritas lainnya yang melahirkan kondisi tertentu pula.  Prioritas-prioritas inilah yang bisa saja menjadi pondasi ke-langgeng-an sebuah pernikahan atau ke-hancur-an sebuah pernikahan.</p>
<p>Merunut idiom &#8220;<em>lakukan yang saya katakan, bukan yang saya lakukan</em>&#8221; menjelaskan gambaran konyol bahwa mayoritas mengatakan mengutuk perselingkuhan tapi sekaligus juga melakukannya. Kendati mayoritas pasangan yang menyatakan sangat setuju dengan pandangan monogami malah terbukti melakukan praktik-praktik poligami terselubung. Memang demikianlah kenyataan yang terbentang bahwa selalu lebih banyak pasangan yang menyatakan diri mendukung monogami daripada yang benar-benar mem-praktik-an-nya. Hidup merupakan sesuatu yang berharga, terlalu ber-harga bagi seorang pasangan -istri atau suami- untuk habis disia-siakan dengan pasangan yang ber-khianat, karena sekali peng-khianat, tetaplah peng-khianat!.   <em><strong>Pengkhianat Tetaplah Pengkhianat</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mudahmenikah.wordpress.com/2648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mudahmenikah.wordpress.com/2648/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mudahmenikah.wordpress.com/2648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mudahmenikah.wordpress.com/2648/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mudahmenikah.wordpress.com/2648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mudahmenikah.wordpress.com/2648/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mudahmenikah.wordpress.com/2648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mudahmenikah.wordpress.com/2648/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mudahmenikah.wordpress.com/2648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mudahmenikah.wordpress.com/2648/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mudahmenikah.wordpress.com/2648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mudahmenikah.wordpress.com/2648/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mudahmenikah.wordpress.com/2648/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mudahmenikah.wordpress.com/2648/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2648&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/pengkhianat-tetaplah-pengkhianat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e9bf09fdc5f2ee919125e8fdd834bf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mudahmenikah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_xx_mdn_post_354.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pengkhianat Tetaplah Pengkhianat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/12/mm_replace_post_xx275.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ternyata berselingkuh</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apakah Anda Mampu &#8216;Menikah&#8217;?</title>
		<link>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/11/24/apakah-anda-mampu-menikah/</link>
		<comments>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/11/24/apakah-anda-mampu-menikah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 18:28:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudahmenikah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Stories]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[marriage]]></category>
		<category><![CDATA[menikah]]></category>
		<category><![CDATA[nikah]]></category>
		<category><![CDATA[wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudahmenikah.wordpress.com/?p=2627</guid>
		<description><![CDATA[Selama jutaan tahun mungkin lebih, orang percaya sekali bahwa pernikahan bukan cuma &#8216;media&#8217; bertemunya sepasang insan dalam ikatan cinta. Juga bukan cuma cara alamiah bagi sepasang manusia untuk melanjutkan keturunan. Tapi pernikahan juga dilihat sebagai bagian dari ritual kehidupan yang sakral dan indah. Di belahan dunia manapun, dalam tradisi Agama dan budaya apapun, yang namanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2627&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selama jutaan tahun mungkin lebih, orang percaya sekali bahwa pernikahan bukan cuma &#8216;media&#8217; bertemunya sepasang insan dalam ikatan cinta. Juga bukan cuma cara alamiah bagi sepasang manusia untuk melanjutkan keturunan. Tapi pernikahan juga dilihat sebagai bagian dari ritual kehidupan yang sakral dan indah. Di belahan dunia manapun, dalam tradisi Agama dan budaya apapun, yang namanya pernikahan selalu dipandang demikian, sakral dan indah. Para antropolog mengarakterkan pesta pernikahan sebagai ritualitas bagi transisi kehidupan manusia (<em>rites of passage</em>). Ritual ini terjadi sewaktu seseorang melewati batas usia atau status sosial. Tidak aneh kalau pernikahan selalu dirayakan dengan ritual khas yang menggambarkan keagungan dan kesakralannya.</p>
<div id="attachment_2631" class="wp-caption aligncenter" style="width: 364px"><a href="http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/12/01/pengkhianat-tetaplah-pengkhianat/"><img class=" wp-image-2631  " title="Apakah Anda Mampu 'Menikah'?" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/11/mm_post_extra_172_a.jpg?w=354&#038;h=309" alt="Apakah Anda Mampu 'Menikah'?" width="354" height="309" /></a><p class="wp-caption-text">Apakah Anda Mampu &#039;Menikah&#039;?</p></div>
<p>Di Austria, pada abad ke-16 M, pesta pernikahan hanya boleh dihadiri tidak lebih dari 20 orang agar perayaan berjalan khidmat. Dalam kepercayaan Hindu, pernikahan dirayakan dengan meletakkan mempelai pria dan wanita di tengah lingkaran api pengorbanan untuk memberkati kesuburan pasangan tersebut. Terus, keluarga dan undangan berpesta dan menari untuk menunjukkan restu bagi kedua mempelai. Dalam Katolik Romawi, ritual pernikahan melibatkan sejumlah iringan pengantin, sementara itu ayat-ayat dalam Bibel yang membahas pernikahan dibacakan. Pernikahan ini disahkan seorang pendeta dan paling sedikit dua orang saksi. Sedangkan kalangan Protestan memasukkan janji pernikahan untuk selalu cinta dan bergembira baik dalam keadaan susah maupun senang, kaya dan miskin, sakit dan sehat hingga maut memisahkan. Pendeta kemudian menanyakan hal itu kepada pengantin wanita dan pria untuk menepati janji itu dan mereka menjawab, &#8220;<em>I do</em>&#8221; &#8211; Saya bersedia !.</p>
<p>Dalam kepercayaan Yahudi Ortodoks, pasangan yang akan menikah berdiri di bawah sebuah <em>chuppah</em> -tirai- yang menyimbolkan rumah kedua mempelai yang akan dibangun. Kemudian, mempelai pria merayakkannya dengan membanting segelas anggur. Banyak peneliti yang percaya bahwa ritual ini untuk memperingati penghancuran kuil Yahudi yang pertama (Kuil Sulaiman di Yerusalem) oleh bangsa Babilonia pada tahun 586 SM. Sementara itu, Gereja Yunani Ortodoks merayakan pesta pernikahan dengan cara meletakkan mahkota yang diikat dengan pita -biasanya dilakukan oleh orang terbaik menurut mereka- ke atas kepala mempelai pria dan wanita, sebagai tanda restu Tuhan atas pernikahan mereka.</p>
<p>Dalam sudut pandang Islam, pernikahan terjadi melalui prosesi akad nikah yang disebut <em>ijab-kabul</em> yang dilakukan oleh calon pengantin pria dan wali mempelai wanita dengan dihadiri dua orang saksi, disertai pemberian mahar dari mempelai pria kepada mempelai wanita. Akad nikah dalam Al-Qur&#8217;an disebut sebagai <em>mitsaq ghalizh</em> (perjanjian yang kukuh). Tidak main-main, ucapan ini setara dengan perjanjian Nabi dan Rasul kepada Allah SWT.</p>
<p>Demikianlah prosesi pernikahan tersebut menjadi ritual yang sangat disakralkan, tapi seiring perjalanan waktu kesakralan pernikahan tersebut mulai digugat. Hubungan suami-istri sering dianggap tidak adil dan dianggap terlalu berpihak kepada suami. Kata para penggugatnya, wanita lebih sering menempati posisi subordinat dari pada pria. Wanita hampir selalu dituntut untuk melayani &#8216;kelelakian&#8217; suami dan keluarga. Tidak ada ruang lagi untuk melakukan proses aktualisasi setelah menikah. Orang sering bilang, perempuan yang sudah <em>married</em> urusannya cuma: sumur-dapur-kasur. Kalau tidak ngurus bersih-bersih, ya masak atau menjadi &#8216;budak nafsu&#8217; suami.</p>
<p>Kondisi ini -dalam versi para penggugat pernikahan- dilegalkan oleh doktrin Agama yang mengekalkan budaya patriarki. Memuja pria. Menurut mereka, kepatuhan istri kepada suami oleh Agama dijadikan sebagai harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi. Pembangkangan merupakan tindakan tercela, bahkan terlaknat.</p>
<p>Friederich Engels dalam bukunya <em>Origins of Family, Private Property and The State</em> (1884), menuliskan bahwa inti keluarga yang hanya berdasarkan paham kepemilikan pribadi tidak lain adalah media penindasan istri -wanita- yang paling parah. Hubungan suami-istri oleh Engels di-analogi-kan sebagai hubungan antar-kelas kapitalis dan proletar. Sedangkan pemikir sosialis lain, Collins, mengibaratkan kaum suami sebagai kaum borjuis dan kaum istri sebagai proletar yang tertindas, baik dalam kaitan fungsi ekonomi, seksual, maupun pembagian tugas dalam keluarga. (Megawangi, 1999: 85). Lebih parah lagi, Engels menuliskan bahwa pernikahan itu sendiri tidak lebih merupakan bentuk pelacuran yang diakui menurut undang-undang, pernikahan hanyalah sebuah jubah resmi untuk pelacuran.</p>
<p>Pernikahan, menurut sebagian orang merupakan pilihan pahit buat kamu wanita, seperti Luce Irigaray seorang feminis Perancis dalam essainya berjudul <em>The Sex Which is not One</em> menyebutkan perkawinan sebagai wujud nilai yang mereduksi hasrat seksual hanya pada suatu bentuk kenikmatan lain yang ada pada diri kaum perempuan itu sendiri.</p>
<p>Para demonstrator feminis lainnya mendramatisir pernikahan dengan nada kegetiran. Mereka katakan bahwa tidak ada pilihan seksualitas lain bagi wanita kecuali dengan menikah (dengan pria), mempersembahkan keperawanan kepada suami di malam pertama; patuh pada praktik poligami; tabu buat men-jomblo; haram menjadi lesbian atau berprilaku biseksual, sadomasokis dan segala bentuk orientasi seksual lain yang dikonotasikan sepihak dan divonis menyimpang oleh mayarakat. Merekapun pasrah dan mengafirmasi nasib seksualnya tanpa pernah berani mempersoalkan meski harus menanggung rasa sakit, baik fisik maupun psikis sepanjang perjalanan pernikahannya bahkan mungkin selama hidupnya.</p>
<div id="attachment_2635" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/01/06/6-pilar-perkawinan/"><img class="size-full wp-image-2635  " title="Apakah Anda Mampu 'Menikah'?" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/11/mm_post_extra_17_a.jpg?w=500" alt="Apakah Anda Mampu 'Menikah'?"   /></a><p class="wp-caption-text">pernikahan itu bak cawan porselen, indah dan mudah pecah</p></div>
<p>Paradigma yang menyesatkan ini tak urung mengusik ruang pemikiran. Sebuah tantangan yang tak cuma perlu diklarifikasi dalam ruang edikarsus, tapi juga dalam potret rumah tangga sesungguhnya.</p>
<p>Kenyataan di beberapa negara mengalami penurunan angka pernikahan yang diikuti dengan meningkatnya persentase keterlambatan usia nikah. Sebutlah Amerika, negara ini merupakan negara industri yang memiliki angka pernikahan tertinggi sekaligus angka perceraian tertinggi di dunia. Sementara itu di negara-negara Eropa Utara, institusi keluarga juga mengalami keruntuhan. Setengah dari perkawinan di Swedia dan Norwegia berakhir dengan perceraian dan jumlah orang tua yang tidak menikah lagi karena sudah bercerai lebih dari dua kali lebih banyak daripada jumlah orang tua tunggal. Kemudian di Nepal jumlah perceraian juga meningkat hingga 70% dan banyak dilakukan pasangan dari latar pendidikan yang tinggi. Tak terlepas di Indonesia, paradigma peningkatan angka perceraian ini juga terjadi. Tak mengherankan bila budayawan Goenawan Muhammad mengatakan bahwa kesakralan pernikahan itu bak cawan porselen, indah dan mudah pecah.</p>
<p>Sederetan fakta yang dikupas mengabarkan bahwa pernikahan bukan hanya bisa sebagai media pemberi kebahagiaan, tapi sekaligus juga bisa menjadi biang persoalan dan kesengsaraan; perceraian, pengkhianatan, kekerasan dalam rumah tangga, ketergantungan wanita kepada para suami, <em>broken home</em>, nafkah yang tidak layak dan sebagainya. Pernikahan tidak lagi bisa dimetaforakan sebagai jaminan untuk mendapatkan kebahagiaan.</p>
<p>Perubahan orientasi yang disebabkan oleh proses dinamika budaya melahirkan sederet alasan yang melahirkan rasa apatis dan antipati terhadap ritual pernikahan. Sejumlah potret buram rumah tangga dan pernikahan menyebabkan timbulnya stigma super negatif tentang pernikahan. Pernikahan tidak lagi menjadi pilihan ditengah maraknya dinamika budaya yang melahirkan berbagai bentuk solusi-solusi parsial sebagai pengganti pernikahan. Solusi-solusi parsial ini bukan saja menghancurkan tapi sekaligus menenggelamkan manusia kedalam masalah yang jauh lebih rumit. Kelicikan dan kepicikan pemahaman terhadap ayat-ayat Agama serta hilangnya fungsi negara dan masyarakat sebagai pelindung dan pengayom nilai-nilai budaya juga semakin memperparah keadaan. Institusi dan risalah pernikahan yang dulu disakralkan, dipuja-puja saat ini mulai dikoyak-koyak. Kepercayaan pada lembaga pernikahan lambat laun mulai memudar. Keperawanan dan keperjakaan yang dulu hanya dipersembahkan di malam pertama -dan dianggap sebagai sesuatu yang khusus bahkan sakral- kini bisa diberikan kapan saja, bahkan diperjual-belikan layaknya barang dagangan.</p>
<p>Demikianlah sepenggal kenyataan, dengan memohon beribu maaf dan tanpa mengurangi rasa hormat bagaimana ritual  pernikahan telah di-manipulasi dan di-kambinghitam-kan, karena diakui atau tidak akar dari permasalahan yang mendera kesakralan ritualitas pernikahan adalah ekses dari ketidakmampuan dan minimnya kualitas para pelaku pernikahan. Alasan yang mendasari terjadinya proses pernikahan tidak lagi &#8216;se-ber-harga&#8217; dahulu. Evolusi budaya memang membawa kita ke tahap yang di-anggap maju -identik dengan kemudahan dan budaya instan-, tanpa pernah mencoba memahami ke arah mana sebenarnya melangkah. Politisasi -ketidakjujuran- dan komersialisasi yang memenuhi rutinitas budaya kekinian, mengalir dalam relung-relung nurani modernitas menyebabkan pernikahan tidak lagi jujur dan murni didasari oleh rasa &#8216;cinta&#8217; dan &#8216;kasih&#8217;.  Dan pertanyaan penutup yang hanya pantas ditujukan kepada pribadi calon pelaku ritual pernikahan sebagai refleksi dari proses evaluasi adalah;  Apakah Anda mampu &#8216;menikah&#8217;?.   <em><strong> Apakah Anda Mampu &#8216;Menikah&#8217;?</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mudahmenikah.wordpress.com/2627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mudahmenikah.wordpress.com/2627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mudahmenikah.wordpress.com/2627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mudahmenikah.wordpress.com/2627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mudahmenikah.wordpress.com/2627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mudahmenikah.wordpress.com/2627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mudahmenikah.wordpress.com/2627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mudahmenikah.wordpress.com/2627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mudahmenikah.wordpress.com/2627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mudahmenikah.wordpress.com/2627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mudahmenikah.wordpress.com/2627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mudahmenikah.wordpress.com/2627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mudahmenikah.wordpress.com/2627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mudahmenikah.wordpress.com/2627/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2627&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/11/24/apakah-anda-mampu-menikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e9bf09fdc5f2ee919125e8fdd834bf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mudahmenikah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/11/mm_post_extra_172_a.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Apakah Anda Mampu &#039;Menikah&#039;?</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/11/mm_post_extra_17_a.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Apakah Anda Mampu &#039;Menikah&#039;?</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Titanium dan Tungsten</title>
		<link>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/09/22/titanium-dan-tungsten/</link>
		<comments>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/09/22/titanium-dan-tungsten/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Sep 2011 12:29:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudahmenikah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aksesoris dan Cincin Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Stories]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[carbide]]></category>
		<category><![CDATA[cincin]]></category>
		<category><![CDATA[karbida]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Ring]]></category>
		<category><![CDATA[titanium]]></category>
		<category><![CDATA[tungsten]]></category>
		<category><![CDATA[wedding]]></category>
		<category><![CDATA[zirkonium]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudahmenikah.wordpress.com/?p=2612</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan tulisan sebelumnya; Cincin Dari Tanah Liat, telah dipahami bahwa pilihan yang umum tentang bahan pengusung cincin dari senyawa karbida adalah titanium karbida dan tungsten karbida. Selanjutnya sudah pasti timbul pertanyaan apakah perbedaan diantara ke-dua senyawa karbida aka keramik ini. Manakah yang lebih “unggul”, walau ke-duanya sudah pasti tidak bisa dibandingkan dengan superioritas yang dimiliki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2612&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan tulisan sebelumnya; <a title="Cincin Dari Tanah Liat" href="http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/09/21/cincin-dari-tanah-liat/" target="_blank">Cincin Dari Tanah Liat</a>, telah dipahami bahwa pilihan yang umum tentang bahan pengusung cincin dari senyawa karbida adalah titanium karbida dan tungsten karbida. Selanjutnya sudah pasti timbul pertanyaan apakah perbedaan diantara ke-dua senyawa karbida aka keramik ini. Manakah yang lebih “unggul”, walau ke-duanya sudah pasti tidak bisa dibandingkan dengan superioritas yang dimiliki zirkonium karbida, tapi ke-duanya sudah pasti lebih “unggul” bila dibandingkan dengan cincin berbahan dasar logam tunggal atau kombinasi dari dua atau lebih dari logam tunggal yang umum digunakan seperti emas, perak, platina dan palladium.</p>
<div id="attachment_2614" class="wp-caption aligncenter" style="width: 327px"><a href="http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/09/21/cincin-dari-tanah-liat/"><img class="size-full wp-image-2614" title="Titanium dan Tungsten" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/09/mm_post_mdn_276.jpg?w=500" alt="Titanium dan Tungsten"   /></a><p class="wp-caption-text">Titanium dan Tungsten</p></div>
<p>Untuk melengkapi pembahasan seputar cincin berbahan dasar keramik, inilah beberapa hal yang dapat dijadikan sudut pandang :</p>
<ul>
<li><strong>Tingkat elastisitas</strong>; sebagai logam dan karbida yang umum digunakan sebagai bahan cincin, titanium memiliki tingkat elastisitas yang lebih baik bila dibandingkan dengan tungsten. Secara sederhana dapat digambarkan bila sebuah cincin sengaja dipukul dengan godam, maka cincin yang terbuat dari titanium akan memiliki efek kelenturan yang lebih baik bila dibandingkan dengan cincin yang terbuat dari bahan tungsten. Kemungkinan titanium untuk bisa “pecah” atau “patah” lebih kecil daripada tungsten. Seperti menekan bola dari karet, titanium lebih mampu mengabsorpsi tekanan yang mengenainya daripada tungsten. Hal ini hanya sebagai perbandingan, karena pada kenyataannya titanium dan tungsten tetaplah senyawa karbida yang aman, kuat dan sangat baik untuk digunakan sebagai bahan sebuah cincin.</li>
<li><strong>Tingkat kekerasan</strong>; faktor ini sudah dijelaskan dalam tulisan sebelumnya. Bentukan karbida titanium dan tungsten sama-sama memiliki tingkat kekerasan yang superior bila dibandingkan dengan emas, perak, platinum bahkan palladium sekalipun. Yang menjadi penekanan seputar tingkat kekerasan ini sudah pasti bahwa tingkat kekerasan bentukan logam dalam senyawa karbidanya akan lebih keras bila dibandingkan bentukan logam murni atau kombinasi dari beberapa logam. Senyawa karbida yang tidak lain adalah keramik modern sudah pasti memiliki tingkat kekerasan yang jauh lebih baik bila dibandingkan dengan tingkat kekerasannya dalam bentuk logam murni atau kombinasinya.</li>
<li><strong><em>Hypo</em>-<em>allergenic</em></strong>; bila mencoba membandingkan titanium dan tungsten dalam bentukan karbidanya maka akan didapati bahwa titanium karbida akan jauh lebih <em>hypo</em>-<em>allergenic</em> dibandingkan dengan tungsten karbida. Fakta ini disebabkan tungsten karbida yang terbentuk dari ikatan dengan senyawa logam cobalt dan sebagai bahan pengikat yang umum digunakan adalah nikel. Keberadaan dua senyawa tambahan ini menyebabkan titanium karbida memiliki tingkat hypo-allergenic yang lebih baik bila dibandingkan dengan tungsten karbida.</li>
<li><strong>Berat jenis</strong>; walaupun tidak terlalu signifikan, berdasarkan densitas unsur titanium dan tungsten, akan kita dapati titanium lebih ringan dari tungsten. Titanium dalam bentuk logam murninya 43% lebih ringan dari baja sedangkan tungsten karbida 90% lebih berat dari baja.</li>
<li><strong>Pilihan warna</strong>; warna titanium dan tungsten akan mengalami perubahan warna bila terpapar senyawa kimiawi lainnya, maka untuk mencegah perubahan warna ini para praktisi pembuat perhiasan biasa melakukan proses <em>anodizasi</em> untuk melapisi warna titanium dan tungsten. Berdasarkan pilihan warna, titanium umumnya akan memiliki warna hitam hingga keabu-abuan, sedangkan tungsten biasa ditemukan hanya dalam balutan warna hitam. Seputar pilihan warna ini, kenyataan baik titanium dan tungsten dapat saja mengalami perubahan warna dari gradasi hitam menjadi keabu-abuan dan cenderung putih, jelas akan sangat berbeda dengan zirconium karbida yang umum didapati berwarna hitam maka akan selamanya berwarna hitam.</li>
<li><strong>Harga</strong>; cincin berbahan dasar titanium akan lebih murah dari cincin berbahan dasar tungsten. Separasi harga ini disebabkan faktor kesulitan selama proses pembuatan, kernyataannya bahwa cincin berbahan dasar tungsten jauh lebih sulit diproduksi daripada cincin berbahan dasar titanium menyebabkan harga cincin dari bahan tungsten jauh lebih mahal dari cincin berbahan dasar titanium. Sedikit bocoran tentang pembuatan perhiasan-perhiasan berbahan dasar tungsten hanya bisa dilakukan pada tempratur 6.000 pada skala Faranheit, dan proses peleburannya juga hanya bisa dilakukan dalam kondisi hampa udara atau minimal tanpa adanya senyawa hydrogen.</li>
<li><strong>Pahatan motif dan ukuran</strong>; dari beberapa perbedaan diatas sebenarnya sudah dapat disimpulkan bahwa cincin berbahan dasar tungsten akan lebih sulit di-ukir, pemberian motif-motif seperti <em>celtic</em> hingga pahatan berbentuk tulisan akan lebih mudah dilakukan terhadap cincin berbahan dasar titanium. Faktor kekerasan,  elastisitas dan proses produksi yang menjadi dasar perbedaan ini, fakta bahwa tungsten memiliki tingkat kekerasan yang lebih besar dibandingkan dengan titanium, menyebabkan titanium akan lebih elastis bila dibandingkan dengan tungsten. Hal ini juga yang menyebabkan harga cincin tungsten akan lebih mahal bila dibandingkan dengan cincin dari bahan titanium. Dan jika merambah ke hukum-hukum ekonomi maka cincin yang lebih mudah diproduksi akan berharga lebih murah dan  sudah pasti akan akan lebih banyak ditemukan di pasaran, baik variasi ukuran dan motif ukiran.</li>
</ul>
<p>Beberapa kesimpulan sebagai catatan kaki :</p>
<ul>
<li>Cincin berbahan dasar tungsten karbida paling banyak dipilih bila dibandingkan dengan cincin berbahan dasar logam atau non logam lainnya.</li>
<li>Tungsten karbida 10 kali lebih keras bila dibandingkan dengan emas 18 karat, 5 kali lebih keras bila dibandingkan dengan baja dan 4 kali lebih keras bila dibandingkan dengan titanium karbida.</li>
<li>Batuan mulia berlian lebih keras bila dibanginkan dengan zirconium karbida dan zirconium karbida sudah pasti memiliki tingkat kekerasan lebih baik dari tungsten karbida.</li>
<li>Berdasarkan tingkat kekerasannya, cincin berbahan dasar tungsten karbida akan lebih kuat bila dibandingkan dengan cincin berbahan dasar logam non logam lainnya. Sudah pasti terkecuali cincin berbahan dasar zirconium karbida.</li>
<li>Cincin berbahan dasar tungsten karbida tidak akan pernah bengkok atau mengalami perubahan bentuk, kemungkinan sangat kecil yang ada cincin berbahan dasar tungsten karbida akan “patah” atau “pecah”.</li>
<li>Setiap cincin berbahan dasar tungsten karbida yang ada dipasaran dibuat khusus dengan tangan –<em>handmade</em>-, dibentuk khusus hanya dengan menggunakan peralatan pemotong dan pengukir yang terbuat dari batuan berlian.</li>
<li>Bila akhirnya jari tangan tempat melingkarnya cincin membesar, cincin berbahan dasar tungsten karbida apalagi zirkonium karbida hanya bisa dilepaskan dengan bantuan para-medis dan para-ahli, alias jangan bermimpi  bisa memotong atau mematahkan cincin tersebut tanpa bantuan mereka.</li>
</ul>
<p>Demikianlah beberapa sudut pandang dan kesimpulan yang bisa menjadi acuan dalam pemilihan cincin berbahan dasar tungsten karbida dan titanium karbida. Sedikit kembali pembahasan sebelumnya bahwa ternyata adanya kenyataan superioritas semu yang ada pada logam-logam yang umum digunakan sebagai bahan pengusung cincin. Perak, emas, platina bahkan palladium sekalipun yang umum digunakan sebagai material pembentuk cincin tidak lagi menjadi begitu berharga bila dibandingkan dengan keramik, walau pada kenyataannya kita tidak lagi bisa &#8220;meng-harga-i&#8221; dengan materi makna yang seutuhnya dimiliki sebuah cincin pernikahan walau berbahan dasar tanah liat sekalipun. Tiada harga yang pantas bagi cinta selain kehidupan itu sendiri.   <em><strong>Titanium dan Tungsten</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mudahmenikah.wordpress.com/2612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mudahmenikah.wordpress.com/2612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mudahmenikah.wordpress.com/2612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mudahmenikah.wordpress.com/2612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mudahmenikah.wordpress.com/2612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mudahmenikah.wordpress.com/2612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mudahmenikah.wordpress.com/2612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mudahmenikah.wordpress.com/2612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mudahmenikah.wordpress.com/2612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mudahmenikah.wordpress.com/2612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mudahmenikah.wordpress.com/2612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mudahmenikah.wordpress.com/2612/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mudahmenikah.wordpress.com/2612/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mudahmenikah.wordpress.com/2612/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2612&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/09/22/titanium-dan-tungsten/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e9bf09fdc5f2ee919125e8fdd834bf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mudahmenikah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/09/mm_post_mdn_276.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Titanium dan Tungsten</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cincin Dari Tanah Liat</title>
		<link>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/09/21/cincin-dari-tanah-liat/</link>
		<comments>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/09/21/cincin-dari-tanah-liat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Sep 2011 11:03:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudahmenikah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aksesoris dan Cincin Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Stories]]></category>
		<category><![CDATA[ceramic]]></category>
		<category><![CDATA[cincin]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[Ring]]></category>
		<category><![CDATA[wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudahmenikah.wordpress.com/?p=2595</guid>
		<description><![CDATA[Aplikasi dari keramik yang sering kita temukan di Indonesia masih sebatas kotak wadah cincin atau aneka bentukan yang diperuntukkan sebagai suvenir acara pernikahan. Pemilihan keramik sebagai bahan pengusung sebuah cincin masih sangat sedikit, sudut pandang tradisional yang masih sangat konservatif mendominasi pola pilihan para calon pengantin hanya terhadap logam yang umum dipilih sebagai bahan pembentuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2595&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aplikasi dari keramik yang sering kita temukan di Indonesia masih sebatas kotak wadah cincin atau aneka bentukan yang diperuntukkan sebagai suvenir acara pernikahan. Pemilihan keramik sebagai bahan pengusung sebuah cincin masih sangat sedikit, sudut pandang tradisional yang masih sangat konservatif mendominasi pola pilihan para calon pengantin hanya terhadap logam yang umum dipilih sebagai bahan pembentuk sebuah cincin. Keterbatasan pemahaman dan inovasi membuat kebanyakan calon pengantin memandang sebelah mata terhadap bentukan keramik.</p>
<div id="attachment_2599" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-2599" title="Cincin Dari Tanah Liat" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/09/mm_keramik_09.jpg?w=500" alt="Cincin Dari Tanah Liat"   /><p class="wp-caption-text">Cincin Dari Tanah Liat</p></div>
<p>Keramik yang kita kenal dahulu tidaklah sama dengan keramik yang kita temui saat ini, dinamika ilmu pengetahuan telah menempatkan keramik sebagai salah satu bahan dengan tingkat kekerasan yang bahkan melebihi baja sekalipun. Dengan tingkat kekerasan yang sedemikian hingga ditambah faktor keramik yang ringan dan murah telah membawa keramik menembus dunia militer sebagai baju pelindung -<em>kevlar vest</em>-, keramik jenis ini juga telah digunakan sebagai bahan pelindung pesawat antariksa. Kenyataan ini juga yang membawa keramik sebagai salah satu bahan pembuat cincin, terutama cincin pertunangan dan pernikahan.</p>
<p>Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani <em>keramikos</em> yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran.</p>
<p>Pada prinsipnya keramik terbagi atas:</p>
<ul>
<li><strong>Keramik tradisional</strong> yaitu keramik yang dibuat dengan menggunakan bahan alam, seperti kuarsa, kaolin, dll. Yang termasuk keramik ini adalah: barang pecah belah (<em>dinnerware</em>), keperluan rumah tangga (<em>tile</em>, <em>bricks</em>), dan untuk industri (<em>refractory</em>).</li>
<li><strong>Keramik halus</strong> (<em>fine ceramic</em>, keramik modern atau biasa disebut keramik teknik, <em>advanced ceramic</em>, <em>engineering ceramic</em>, <em>techical ceramic</em>, <em>high-tech ceramic</em>) adalah keramik yang dibuat dengan menggunakan oksida-oksida logam atau logam, seperti: oksida logam (Al2O3, ZrO2, MgO, dll). Penggunaannya: elemen pemanas, semikonduktor, komponen turbin, bidang medis, dan lain sebagainya.</li>
</ul>
<p>Sifat yang umum dan mudah dilihat secara fisik pada kebanyakan jenis keramik adalah <em>britle</em> atau rapuh, hal ini dapat kita lihat pada keramik jenis tradisional seperti barang pecah belah, gelas, kendi, gerabah dan sebagainya, coba jatuhkan piring yang terbuat dari keramik bandingkan dengan piring dari logam, pasti keramik mudah pecah, walaupun sifat ini tidak berlaku pada jenis keramik modern, terutama jenis keramik hasil sintesis, dan senyawa antara keramik dengan logam. Sifat lainya adalah daya tahan suhu tinggi, sebagai contoh keramik tradisional yang terdiri dari clay, flint dan feldfar tahan sampai dengan suhu 1200 C, keramik engineering seperti keramik oksida mampu tahan sampai dengan suhu 2000 C., dengan kekuatan tekan yang sangat tinggi, sifat ini merupakan salah satu faktor yang membuat penelitian tentang keramik terus berkembang.</p>
<div id="attachment_2602" class="wp-caption aligncenter" style="width: 330px"><img class="size-full wp-image-2602" title="Tungsten Karbida " src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/09/mm_tungsten_69.jpg?w=500" alt="Tungsten Karbida"   /><p class="wp-caption-text">Tungsten Karbida</p></div>
<p>Bahan baku keramik tradisional yang umum kita jumpai adalah felspard, ball clay, kwarsa, kaolin, dan air. Sedangkan bahan baku keramik modern yang digunakan sebagai bahan pembentuk cincin berasal dari ikatan senyawa karbida. Dalam ilmu kimia, karbida merujuk kepada satu kelompok senyawa terdiri dari karbon dan satu elemen lain yang bisa menjadi logam, boron, atau silikon. Sebenarnya ada banyak senyawa yang termasuk kelompok ini, diantara lebih populer yang meliputi: kalsium karbida, aluminium karbida, silicon karbida, tungsten karbida, titanium karbida, zirkonium karbida dan besi karbida. Dari pilihan senyawa karbida yang umumnya digunakan sebagai bahan pembentuk cincin adalah tungsten karbida dan titanium karbida atau yang lebih dikenal dengan sebutan TIC. Semua keramik yang berasal dari ikatan senyawa karbida memiliki titik lebur yang sangat tinggi, TIC salah satunya memiliki titik lebur pada 3.100 dalam skala Celcius atau 5.612 dalam skala Faranheit.</p>
<p>Berdasarkan standar tingkat kekerasan MOH yang dimulai dari skala 1 hingga 10, dimana skala 10 adalah tingkat paling keras, menempatkan keramik modern pada nilai 9, dimana besi hanya menempati skala 7 dan platina hanya menempati skala 4.5. Gambaran ini menunjukkan keramik modern adalah bahan yang sangat keras dan juga anti gores.</p>
<p>Dari sudut pandang dunia kesehatan, keramik juga dikenal sebagai bahan yang <em>hypo</em>-<em>allergenic</em>; yaitu bahan yang memiliki kecenderungan sangat kecil untuk bisa menimbulkan efek alergi terhadap kulit. Kenyataan ini menempatkan keramik sebagai salah satu bahan pengganti bagi penderita alergi terhadap logam.</p>
<p>Fakta-fakta inilah yang menempatkan keramik modern sebagai salah satu bahan yang bisa digunakan sebagai pengganti bahan logam yang umum digunakan sebagai pembentuk cincin pernikahan.</p>
<p><strong>Zirkonium</strong></p>
<p>Sekarang kita telah mempunyai pemahaman yang mencukupi tentang dunia keramik dan perkembangannya. Secara sederhana telah dijelaskan diatas tentang fakta-fakta dan sejarah seputar keramik. Kenyataan bahwa emas, palladium dan platina yang umum digunakan sebagai bahan dasar sepasang cincin pernikahan bisa saja tergantikan dengan aneka  senyawa karbida yang tidak lain adalah keramik.</p>
<p>Kenyataan ini menunjukkan superioritas semu terhadap kebendaan yang kita dapati selama ini. Keabadian yang coba dimanifestasikan dalam keberadaan sebuah cincin membawa kita keranah yang jauh lebih rumit. Pencarian terhadap bahan cincin yang mampu menggambarkan keabadian dan keagungan sebuah ikatan pernikahan akhirnya hanya menempatkan zirkonium dan zirkonium karbida sebagai bahan yang sangat ekslusif dan superior. Zirkonium dan zirkonium karbida  adalah puncak dari segala pencarian, bahan ini bila diproses dengan tepat akan menghasilkan senyawa yang bahkan lebih keras dan kuat dari senyawa apapun yang sampai saat ini kita ketahui keberadaannya. Kekuatan dan ketahanan zirkonium dan zirkonium karbida yang mungkin setara disandingkan dengan hanya sedikit batu-batuan mulia sebagai bukti pengikat janji suci dalam pernikahan.</p>
<p>Zirkonium berasal dari kata Persia: <em>zargun</em>, yang berarti seperti emas. Nama zirkon memberikan deskripsi warna batu permata yang sekarang dikenal sebagai <em>zircon, jargon, hyacinth</em>, atau <em>ligure</em>. Mineral ini, dalam berbagai variasinya disebut juga dalam Injil. Mineral tidak diketahui mengandung elemen baru sampai Klaproth, pada tahun 1789, menganalisa <em>jargon</em> dari pulau Ceylon dan menemukan bahan baru yang dia namakan Zirkonertz (zirconia), tetapi Werner namakan zircon (<em>silex circonius</em>). Logam ini dalam bentuknya yang tidak murni pertama kali diisolasi oleh Berzelius di tahun 1824 dengan memanaskan campuran potasium dan potasium zirkonium fluorida dalam proses dekomposisi yang mereka kembangkan.</p>
<div id="attachment_2605" class="wp-caption aligncenter" style="width: 360px"><img class="size-full wp-image-2605" title="Zirkonium Wedding Ring" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/09/mm_zirkonium_16.jpg?w=500" alt="Zirkonium Wedding Ring"   /><p class="wp-caption-text">Zirkonium Wedding Ring</p></div>
<p>Kenyataan lain bahwa zirkonium ditemukan dalam jumlah banyak di bintang-bintang tipe S, dan juga telah diidentifikasikan dalam matahari dan meteor. Analisis bebatuan bulan yang diambil dari berbagai misi Apollo menunjukkan kandungan zirkonium yang tinggi, dibandingkan dengan bebatuan bumi.</p>
<p>Dalam ilmu kimia zirkonium alami mengandung lima isotop. Limabelas isotop lainnya juga diketahui keberadaannya. Bijih utama zirkon dan ZrSiO<sub>4</sub> adalah ZrO<sub>2</sub> dalam bentuk kristal yang mengandung hafnium sebesar sekitar 1%. Zirkonium juga muncul dalam 30 spesies mineral lainnya. Zirkonium diproduksi secara komersil dengan mereduksi klorida dengan magnesium (proses Kroll) dan dengan cara-cara lain. Unsur ini merupakan logam putih keabu-abuan yang terang. Ketika dibelah, logam ini dapat terbakar di udara secara spontan, terutama pada suhu yang tinggi. Logam padat unsur ini lebih susah untuk terbakar. Tingkat keracunan senyawa zirkonium sangat rendah. Hafnium ditemukan pada bijih zirkonium dan memisahkannya sangat sulit.</p>
<p>Zirkonium komersil mengandung 1- 3% hafnium. Zirkonium memiliki absoprsi netron <em>cross-section</em> yang rendah, oleh karena itu digunakan untuk aplikasi energi nuklir. Pusat pembangkit listrik nuklir sekarang ini mengkonsumsi 90% logam zirkonium. Reaktor-reaktor nuklir komersil yang sekarang ini dibuat, dapat menggunakan setengah juta kaki pipa campuran logam zirkonium.</p>
<p>Secara umum zirkonium yang digunakan di reaktor nuklir tidak mengandung hafnium. Zircaloy® merupakan campuran logam yang penting yang dikembangkan khusus untuk aplikasi nuklir. Zirkonium memiliki resitansi tinggi terhadap korosi terhadap berbagai jenis asam dan alkali, air laut dan agen-agen lain. Jika dicampur dengan seng, zirkonium menjadi magnet pada suhu dibawah 35.0000 dalam satuan skala Celcius.</p>
<p>Kegunaan umum unsur ini banyak digunakan oleh industri kimia dimana agen-agen korosif digunakan. Zirkonium digunakan sebagai <em>getter</em> dalam tabung vakum, sebagai agen pencampur logam dalam baja, peralatan bedah, primer peledak, filamen bola lampu pijar dan <em>rayon spinnerets</em>. Dengan niobium, zirkonium menjadi superkonduktif pada suhu rendah dan digunakan untuk membuat magnet superkonduktif. Zirkonium oksida (zirkon) memiliki indeks refraksi yang tinggi dan digunakan sebagai bahan batu permata. Oksida yang tidak murni, zirkonia digunakan untuk <em>laboratory crucibles</em> yang dapat menahan panas, dalam tungku pemanas dan oleh industri gelas dan keramik sebagai bahan <em>refratory.</em></p>
<p>Uraian diatas menggambarkan kualitas dan superioritas dari logam zirkonium dan senyawa karbidanya. Sejarah panjang zirkonium dan keterbatasan jumlahnya menggambarkan dengan jelas ekslusifitas dari unsur ini. Pengaplikasian zirkonium sebagai bahan dasar sepasang cincin pernikahan bisa disebutkan sebagai titik puncak dari nilai-nilai keagungan yang secara materi dimiliki cincin-cincin tersebut. Keunikan, kemegahan, ketahanan, kekuatan dan tentu saja keabadian adalah nilai-nilai yang diharapkan ada dalam sepasang cincin pernikahan, walau tanpa itu semua tentu saja tidak merendahkan nilai sebuah rutinitas pernikahan, tapi dengan keberadaan sepasang cincin dari zirkonium atau zirkonium karbida yang disandingkan dengan hanya sedikit batu-batu mulia yang sepadan jelas akan sangat melengkapi makna “spesial” sang pengantin.</p>
<p>Akhirnya bagai pribahasa “<em>tiada rotan akan pun jadi</em>”,  kebebasan dalam menentukan bahan pembentuk sepasang cincin kawin tetaplah milik sepasang calon pengantin. Tersedianya berbagai pilihan bahan, dari yang berbahan dasar logam hingga non logam yang tidak lain adalah keramik. Keramik yang dahulu kala pernah menjadi bagian penting dalam rutinitas kehidupan sebelum tergantikan dengan bahan dari logam dan kristal, akhirnya kembali menjadi pilihan. Kenyataan bahwa keramik modern memiliki kekuatan dan ketahanan yang tidak kalah dari unsur-unsur logam pada umumnya terkecuali zirkonium.    <strong><em>Cincin Dari Tanah Liat</em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mudahmenikah.wordpress.com/2595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mudahmenikah.wordpress.com/2595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mudahmenikah.wordpress.com/2595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mudahmenikah.wordpress.com/2595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mudahmenikah.wordpress.com/2595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mudahmenikah.wordpress.com/2595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mudahmenikah.wordpress.com/2595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mudahmenikah.wordpress.com/2595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mudahmenikah.wordpress.com/2595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mudahmenikah.wordpress.com/2595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mudahmenikah.wordpress.com/2595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mudahmenikah.wordpress.com/2595/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mudahmenikah.wordpress.com/2595/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mudahmenikah.wordpress.com/2595/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2595&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/09/21/cincin-dari-tanah-liat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e9bf09fdc5f2ee919125e8fdd834bf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mudahmenikah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/09/mm_keramik_09.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cincin Dari Tanah Liat</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/09/mm_tungsten_69.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tungsten Karbida </media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/09/mm_zirkonium_16.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Zirkonium Wedding Ring</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Detail Hitam Putih Fotografi</title>
		<link>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/06/26/detail-hitam-putih-fotografi/</link>
		<comments>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/06/26/detail-hitam-putih-fotografi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Jun 2011 14:30:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mudahmenikah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fotografi dan Video Pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Stories]]></category>
		<category><![CDATA[foto]]></category>
		<category><![CDATA[fotografer]]></category>
		<category><![CDATA[fotografi]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[wedding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mudahmenikah.wordpress.com/?p=2555</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah foto dapat menceritakan banyak hal, sebuah ungkapan yang tidak dapat dijabarkan hanya dengan beberapa untaian kata dalam sepenggal kalimat. Makna yang dikandung sebuah foto terkadang sama sekali tidak dapat dijabarkan dengan penjelasan kata, memuat kenangan-kenangan akan peristiwa yang secara komprehensif terukir di dalam benak dan mungkin selamanya akan tinggal di dalam benak yang menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2555&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah foto dapat menceritakan banyak hal, sebuah ungkapan yang tidak dapat dijabarkan hanya dengan beberapa untaian kata dalam sepenggal kalimat. Makna yang dikandung sebuah foto terkadang sama sekali tidak dapat dijabarkan dengan penjelasan kata, memuat kenangan-kenangan akan peristiwa yang secara komprehensif terukir di dalam benak dan mungkin selamanya akan tinggal di dalam benak yang menjadi subyek fotografi tersebut. Hal inilah yang mendasari keunggulan sebuah foto dan seni fotografi.</p>
<div id="attachment_2575" class="wp-caption aligncenter" style="width: 388px"><a href="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/06/mm_mdn_xx_zz_181.jpg"><img class="size-full wp-image-2575" title="hitam putih fotografi" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/06/mm_mdn_xx_zz_181.jpg?w=500" alt="hitam putih fotografi"   /></a><p class="wp-caption-text">hitam putih fotografi</p></div>
<p>Sebuah foto akan selalu bercerita tentang dua hal yang menjadi elemen lahirnya foto tersebut, hal pertama sudah jelas sebuah foto akan menampilkan subyek yang menjadi obyek dari foto tersebut, merekam sebuah aktifitas dalam kotak detik ruang waktu, menjadikannya abadi sebagai memori yang dapat dikenang dikemudian hari. Hal yang kedua sebuah foto akan juga mencerminkan kualitas sang fotografer, obyek foto sebagai bentukan kreatifitas sang fotografer menjadi sebuah sarana mediasi seni, dimana sebuah kejeniusan diperlukan untuk menangkap dan mengabadikan momen waktu yang menjadi obyek dari foto tersebut. Kombinasi dari dua hal ini, subyek fotografi dan fotografer secara harfiah dapat kita tafsirkan sebagai pembentuk identitas sebuah foto, dimana cita rasa seorang fotografer yang akan selalu dominan hadir bersama obyek fotografinya. Bagaimana seorang fotografer mentransformasikan subyek fotografinya menjadi fotogenik dan &#8220;<em>lookable</em>&#8221; dalam bingkai seni fotografi menjadi bukti dari kejeniusan sang fotografer itu sendiri.</p>
<p>Bila melihat kembali jauh kebelakang, kita akan menemukan awal fotografi dalam dunia yang hitam dan putih. Keterbatasan teknologi lensa dalam &#8220;memenjarakan&#8221; obyek fotografi melahirkan foto-foto hanya dalam warna hitam dan warna putih, dan seiring perjalanan waktu dimana perkembangan teknologi telah membawa banyak warna-warni baru dalam seni fotografi. Dalam era kebebasan warna ini, dunia fotografi menjadi lebih rumit dan futuristik, dimana sebuah foto tidak lagi hanya memuat subyek foto tersebut, tetapi menjadi lebih luas mencakup kombinasi warna dan representasi obyek yang digunakan subyek dalam fotografi tersebut. Bila dahulu hanya terpaku kepada subyek dalam balutan warna hitam atau putih, maka sekarang menjadi lebih kompleks tentang bagaimana merepresentasikan subyek tersebut dalam balutan aneka warna, sebuah subyek tidak lagi hanya dinilai dari identitas subyek tersebut, tapi juga dari balutan warna yang menutupi sang subyek foto tersebut. Hal ini menuntut tingkat kejeniusan yang lebih jauh dari sang fotografer, mampukah mentransformasikan subyek menjadi artistik dalam variasi kombinasi warna-warni yang membalutnya tanpa kehilangan makna hakiki yang diharapkan dari keberadaan foto tersebut.</p>
<div id="attachment_2577" class="wp-caption aligncenter" style="width: 370px"><a href="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/06/mm_mdn_xx_zz_22.jpg"><img class="size-full wp-image-2577" title="unconventional wedding photographs" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/06/mm_mdn_xx_zz_22.jpg?w=500" alt="unconventional wedding photographs"   /></a><p class="wp-caption-text">unconventional wedding photographs</p></div>
<p>Kehadiran warna-warna baru ini tentu saja membawa juga tantangan-tantangan baru ke dalam dunia seni fotografi, membawa banyak nilai-nilai baru yang tentu saja memperkaya cita rasa sebuah foto. Namun kehadiran warna-warna baru ini tidak bisa begitu saja menghapus kerinduan akan fotografi yang masih hitam dan putih, fotografi hitam dan putih tetaplah eksis, karena keunggulannya dalam konsentrasi yang terfokus hanya kepada subyek fotografi.</p>
<p>Fotografi pernikahan juga berkembang searah dengan perkembangan dunia fotografi. Kebutuhan akan sebuah media pengabadian dari sebuah kenangan yang ingin dikenang hingga akhir hayat membawa fotografi ke ranah keemasannya, tidak bisa kita pungkiri setiap yang terlibat dalam rutinitas sebuah pernikahan menginginkan adanya pertinggal dalam bentuk foto, walaupun hanya sebuah foto yang diambil dengan peralatan dan kualitas seadaanya seperti kamera ponsel. Kebutuhan ini memaksa dunia fotografi untuk bergerak lebih jauh, menantang tiap fotografer untuk dapat melahirkan sebuah foto dengan cita rasa yang ekslusif dan spesifik, hingga lahirlah istilah yang umum digunakan dalam fotografi pernikahan yaitu candid fotografi. Walau berkembang sedemikian jauhnya, fotografi pernikahan tetap menuntut kenikmatan dari cita rasa fotografi hitam putih, tak terbantahkan bahwa selamanya dunia fotografi tidak akan pernah terlepas dari belenggu fotografi hitam dan putih.</p>
<p>Fotografi pernikahan juga menuntut tiap fotografer untuk lebih sensitip dan imajinatif dalam mengabadikan detik-detik paling krusial dalam momen yang begitu penting maknanya bagi pasangan dan keluarga yang melangsungkan pernikahan. Fotografer dituntut untuk bisa merekam sisi-sisi paling romantik, sudut-sudut paling humanis dan bayang-bayang paling syahdu dari sebuah prosesi yang dikultuskan menjadi salah satu momentum penting dalam perjalan sebuah kehidupan. Hal ini melahirkan pemilahan terhadap fotografer sehingga muncullah apa yang disebut dengan fotografer dengan spesialisasi pernikahan, fotografer ini tidak bisa digeneralisasikan sama begitu saja dengan fotografer-fotografer lainnya, selain perbedaan obyek yang direkam juga tuntutan akan intuisi imajinasi sang fotografer untuk bisa melahirkan sederet foto dengan cita rasa khas pernikahan. Kualifikasi dari sang fotografer menjadi hal penting, kualitas sang fotografer akan tercermin dalam fotografi hasil jepretannya, kualifikasi dan kualitas ini tidaklah sebanding dengan jumlah &#8220;<em>shoot</em>&#8221; yang diambil atau banyaknya rol film yang dibuang, tidaklah sebanding dengan jumlah waktu yang disia-siakan sang fotografer bersama obyek fotografinya, ibarat &#8220;<em>magic</em>&#8221; kesempurnaan foto yang dihasilkan adalah murni hasil kreatifitas dan keberuntungan sang fotografer.</p>
<div id="attachment_2584" class="wp-caption aligncenter" style="width: 345px"><a href="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/06/mm_mdn_xx_zz_23.jpg"><img class="size-full wp-image-2584" title="sekedar foto grafis" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/06/mm_mdn_xx_zz_23.jpg?w=500" alt="sekedar foto grafis"   /></a><p class="wp-caption-text">sekedar foto grafis</p></div>
<p>Bila dilihat dari emosionalitas momen yang akan direkam, selubung gender juga akan memenuhi ruang fotografi. Fotografer wanita dan fotografer pria juga memiliki sisi egoistik tersendiri dalam menghasilkan sebuah retorika seni fotografi pernikahan. Tidak bisa kita pungkiri wanita dan pria memiliki sisi emosionalitas tersendiri tentang bagaimana mencerna momen-momen dalam perspektif pernikahan. Tiap gender akan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, maka kecerdasan tiap subyek fotografi untuk bisa mengkombinasikan hal ini sehingga momen-momen yang akan dilalui sang subyek bisa direkam secara maksimal. Menegasikan pebedaan gender ini bukan dalam sisi negatip, melainkan sebagai usaha untuk mendapatkan hasil fotografi yang maksimal dari sebuah momen pernikahan.</p>
<p>Tumbuhnya rumah-rumah produksi fotografi, yang tidak lebih dari kotak-kotak pembatas ruang seni fotografi juga mempunyai nilai positipnya tersendiri, tetapi mempercayai kualitas sebuah rumah produksi fotografi tidaklah sama dengan mempercayai kualitas seorang fotografer, rumah produksi fotografi walaupun melabelkan dirinya atas sebuah nama fotografer tetaplah gabungan dari sekumpulan fotografer, tiada jaminan yang dapat diberikan sebuah rumah produksi fotografi karena disadari pasti bahwa kualitas tiap fotografer tidaklah sama. Sebelum memilih seorang fotografer sangat dianjurkan untuk melihat dan membandingkan banyak hasil foto yang dihasilkan sang fotografer, walau dalam emblem rumah produksi fotografi tertentu sudah sewajarnya fokus utama tetap kepada sang fotografer. &#8220;<em>Saya memang datang ke rumah produksi fotografi ini atau itu, tapi saya inginkan fotografer dengan nama ini yang hasil karya fotografinya seperti ini yang mengambil semua sesi pemotretan momen pernikahan saya</em>&#8220;, inilah cerminan kecerdasan subyek fotografi agar bisa mendapatkan hasil maksimal untuk momen-momen yang ingin di rekam dengan jasa sang fotografer.</p>
<div id="attachment_2580" class="wp-caption aligncenter" style="width: 410px"><a href="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/06/mm_mdn_xx_zz_25.jpg"><img class="size-full wp-image-2580 " title="pemakzulan lensa" src="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/06/mm_mdn_xx_zz_25.jpg?w=500" alt="pemakzulan lensa"   /></a><p class="wp-caption-text">pemakzulan lensa</p></div>
<p>Ibarat pengantin wanita dan gaun pengantinnya. Karena setiap gaun pengantin adalah unik, dari yang bernuansa kontemporer hingga klasik, dari reka kasual hingga formal, setiap gaun pengantin dibuat khusus berdasarkan pesanan sang pengantin, hampir bisa dipastikan dana yang dikeluarkan untuk eksistensi sebuah gaun pengantin mungkin akan sama besar dengan anggaran yang disediakan untuk memfasilitasi sebuah pesta lagi, dan dapat dikatakan penampilan sang pengantin dan gaun pengantinnya merupakan puncak dari sebuah seremoni pernikahan. Hal ini selalu menjadi tantangan setiap fotografer, bagaimana mengabadikan momen yang sangat-sangat krusial ini ke dalam bingkai sebuah foto, bagaimana mengungkapkan aura pengantin wanita dalam balutan keagungan gaun pengantinnya, bukan hanya sekedar merekam sana-sini selama proses dari kedatangan gaun pengantin tersebut hingga tiap detik perjalanan sang pengantin wanita dalam balutan gaun pengantinnya, karena inti utamanya tetaplah harus terfokus kepada subyek utama yaitu sang pengantin wanita bukan gaun pengantinnya, karena gaun pengantin tetaplah dianggap sebagai pelengkap kesempurnaan sang pengantin, walau tetap ada keharusan mengabadikan gaun pengantin tersebut tapi fokus dari sang fotografer tetaplah bagaimana menangkap dan mengungkapkan aura sang pengantin wanita dalam balutan gaun pengantinnya, dan tidak seharusnya sebaliknya. Hingga hasil akhirnya adalah sebuah fotografi yang mampu merekam aura kesempurnaan dan pancaran kebahagiaan dalam diri sang pengantin wanita, bukan hanya peragaan sebuah maha karya gaun pengantin sebagaimana yang diperagakan para model. Disinilah dituntut kejeniusan dari sang fotografer, mampukan fotografer mengungkapkan tiap detail yang ada tanpa melupakan bahwa subyek dari obyek fotografinya tetaplah sang pengantin, bukan yang lainnya. Bisa saja sang fotografer menangkap subyek-obyek lain yang sangat dekat dengan sang pengantin, tapi harus tetap bisa merekam rona sensasi kebahagiaan yang dipancarkan subyek tersebut dan makna spesial yang dikandung sang obyek.</p>
<p>Sebagai penutup, harapan tiap fotografer mampu mengangkat fotografi sebagai media sebuah seni dimana diharapkan hasil akhirnya adalah sederet foto yang kaya akan makna dan tentunya mampu merekam aura emosional dari subyek. Bukan hanya sekedar permainan <em>lightning</em> atau berlindung dalam pesona <em>background</em> seting lokasi, atau terperangkap dalam sindroma HDR, karena disadari atau tanpa disadari fokus utama dari obyek fotografinya telah bergeser dari fotografi pernikahan menjadi fotografi campur-baur, menjadi fotografi antah-berantah yang miskin kreatifitas, murahan dan terkesan &#8220;menipu&#8221;. Karena distorsi-distorsi ini telah menjadi semacam penyakit dalam tubuh <em>wedding art photographs</em>.   <em><strong>Detail Hitam Putih Fotografi</strong></em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mudahmenikah.wordpress.com/2555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mudahmenikah.wordpress.com/2555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mudahmenikah.wordpress.com/2555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mudahmenikah.wordpress.com/2555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mudahmenikah.wordpress.com/2555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mudahmenikah.wordpress.com/2555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mudahmenikah.wordpress.com/2555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mudahmenikah.wordpress.com/2555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mudahmenikah.wordpress.com/2555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mudahmenikah.wordpress.com/2555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mudahmenikah.wordpress.com/2555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mudahmenikah.wordpress.com/2555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mudahmenikah.wordpress.com/2555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mudahmenikah.wordpress.com/2555/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mudahmenikah.wordpress.com&amp;blog=8003147&amp;post=2555&amp;subd=mudahmenikah&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mudahmenikah.wordpress.com/2011/06/26/detail-hitam-putih-fotografi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/b1e9bf09fdc5f2ee919125e8fdd834bf?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mudahmenikah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/06/mm_mdn_xx_zz_181.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">hitam putih fotografi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/06/mm_mdn_xx_zz_22.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">unconventional wedding photographs</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/06/mm_mdn_xx_zz_23.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sekedar foto grafis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mudahmenikah.files.wordpress.com/2011/06/mm_mdn_xx_zz_25.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">pemakzulan lensa</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
