Kebaya

06Jan11

Kini, busana kebaya menjadi pilihan para pengantin dalam nuansa pesta tradisional. Warisan budaya bangsa yang telah menjadi “fashion icon” Indonesia ini memancarkan aura keanggunan bagi pemakainya. Tampil berkebaya di hari pernikahan tak lagi dianggap kuno karena model kebaya telah mengalami metamorfosis yang luar biasa dibanding puluhan tahun silam, menghasilkan kebaya yang anggun, elegan dan berkarakter.

Kebaya

Kebaya

Berikut beberapa tips untuk menyiasati kekuarangan tubuh saat berkebaya:

  • Tinggi Langsing; aman untuk menganakan model apa saja.
  • Tinggi Besar; jangan pilih bahan yang menerawang. Pilihlah pakaian dalam, seperti korset dan bustier berkualitas baik agar bisa men-support bentuk badan dengan baik.
  • Pendek Langsing; panjang maksimal kebaya sebatas lutut, jangan membuat potongan di daerah pinggang, tempelan lace dari bawah pinggang bergaris asimetris membujur ke arah kiri atau kanan.
  • Pinggul dan Paha Besar; bagian bawah kebaya berpotongan lancip atau segitiga, ujung depan kebaya panjangnya hingga selutut, panjang belakang kebaya minimal menutupi bokong, ornamen pada kebaya hanya sebagai penghias, bukan sebagai “point of interest” pada bagian tubuh yang ingin ditutupi kekurangannya.
  • Leher Pendek; gunakan kerah berpotongan “V” atau heart shape, jangan menggunakan aplikasi yang ramai dan tinggi dibagian leher.
  • Dada Kecil; kenakan aplikasi tempelan lace dan payet timbul di bagian dada, gunakan detail yang ramai -heavily detail- dibagian dada hingga atas pusar, pakailah push-up bra atau bustier double cups.

Jika mempelai berasal dari suku bangsa berbeda, misalnya si wanita menikah dengan pria warga negara asing -WNA-, model kebaya yang bisa dipilih adalah model “gown kebaya“. Model ini berupa atasan kebaya dengan bawahan model rok tumpuk yang biasanya terlihat di gaun pengantin internasional. Jika konsepnya adalah pesta indoor, model kebaya disesuaikan dengan stage concept -gaya pelaminan-, dekorasi dan lokasi yang dipilih sebagai tempat acara. Sedangkan untuk pesta outdoor, model kebaya yang dipakai harus nyaman karena si pengantin akan banyak bergerak. Tidak disarankan untuk memakai kebaya dengan “ekor” panjang karena akan mengganggu kenyamanan.

Dianjurkan agar calon memperlai wanita sudah memesan kebaya 3 hingga 4 bula nsebelum hari H. Biasanya, akan ada dua kali proses fitting. Fitting yang terakhir sebaiknya dilakukan dua minggu sebelum hari H. Alangkah baiknya lagi jika warna kebaya pengantin ditentukan terlebih dahulu, baru kemudian menentukan warna dekorasi, undangan dan lain sebagainya. Hati-hatilah dalam memilih dan memiliah warna kebaya pengantin, orang tua, pengiring pengantin, penerima tamu maupun kerabat. Jangan memmilih gradasi warna yang terlalu dekat -mirip- karena akan tampak “flat” atau sama saat berfoto.

Beberapa catatan seputar kebaya:

  1. Agar budget kebaya tidak mahal, pilihlah yang bahan dasarnya terjangkau dan memakai sedikit bahan penunjang -seperti pemekaian kristal, mutiara, manik-manik dan lain sebagainya-, serta dibuat dengan mode yang simple.
  2. Perbedaan seorang “designer” dengan yang “non-desaigner” terletak dipemberian “value add service” kepada para pelangganya, seperti Anda akan mendapatkan saran-saran “how to look your best“, seperti padu padan antara kebaya, make up, hair do dengan aksesori pelengkap sehingga menghasilkan “total beauty concept“.
  3. Pemahaman akan diri sendiri adalah kunci untuk berpakaian dengan baik dan menarik. Selanjutnya adalah temukan karakter mode Anda sendiri.
About these ads


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 344 other followers

%d bloggers like this: