Anggaran Pernikahan

08Jun09
Anggaran Pernikahan

Anggaran Pernikahan

Perhatikan dua hal yang amat menguras biaya: makanan dan dekorasi Gabungan dua hal itu bisa mencakup 80% biaya pernikahan. Kalau masing-masing dipangkas setengahnya, 40% anggaran atau Rp 80 juta dari pesta berbandrol Rp 200 juta dapat diselamatkan. Kuncinya, efisiensi! Berikut sejumlah tips dan trik dari berbagi sumber.

Waktu adalah uang
Semakin sempit waktu perencanaan yang tersedia, semakin kita mudah terjebak oleh harga. Minimal 6 bulan sebelum hari H.

Kurangi jumlah undangan
Mengurangi 100 tamu pada kisaran Rp l00 ribu/orang sama dengan menyisihkan Rp 10 juta! Lagipula, pesta private (maksimal 1200 tamu) sedang digemari.

Kartu undangan lebih sederhana
Kartu undangan sebaiknya didesain minimalis. Lebih baik lagi, undangan itu diubah ke bentuk digital (e-mail).

All-in-one
Buatlah pernikahan dan resepsinya di satu tempat.

Bagaimana kalau siang
Venue pernikahan kadang memberi harga miring untuk acara siang hari.

Sesuaikan menu
Manfaatkan penjaja jalanan beserta gerobak, menggantikan jasa katering asal diberi pakaian layak. Yang penting, enak!

One-man band
Sewa seorang DJ atau solois plus gitarnya. Berhubung hanya untuk latar suara, bagaimana jika CD kompilasi?

Dekorasi hanya penunjang
Hilangkan detil yang menyulitkan. Memang kristal di langit-langit begitu dramatis, tapi tamu justru mengingat pita kecil yang melingkar di sabun toilet.

Busana pinjaman
Pinjam busana pengantin ibu, bapak, atau kerabat lainnya. Jangan takut disebut kuno, perhatikan prediksi fashion trend terbaru. Kita bisa membuat gaun pengantin A-line berbahan taffeta hitam! Atau, sewa keduanya daripada membeli. Menyewa busana menghemat hingga Rp20 juta.

Berdayakan sumber daya relasi
Jeng Erna punya taman luas di vilanya. Sepatu Om Bayu baru beli di Milan. Tante Ruth masakannya enak, lumayan.

Delegasikan
Serahkan pada wedding consultant, wedding organizer, dan wedding planner di kisaran anggaran yang dikehendaki.

Entertainment, video, foto
Saatnya membuktikan bakat seni kawan Anda. Ada juga yang menitipkan kamera disposable pada beberapa tamu dan dikumpulkan lagi ketika pesta selesai. Hasilnya? Kejutan!

Go smalymoon
Daripada keliling Eropa, coba menginap di Menjangan, Bali. Atau, cukup pulang kampung. Besides, you’re not supposed to leave your room on your honeymoon anyway!

Sumber : area

About these ads


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 345 other followers

%d bloggers like this: